Berita

Peduli Pengungsi, OKP Puncak Bergerak Salurkan Bantuan hingga ke Posko Ilaga

ILAGA, TOMEI.ID | Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak konflik bersenjata, Forum Organisasi Kepemudaan (OKP) Kabupaten Puncak menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah posko pengungsian di wilayah Distrik Gome, Gome Utara, dan Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Forum OKP Kabupaten Puncak terdiri dari sejumlah organisasi kepemudaan aktif, yaitu DPD KNPI FP3, DPC GAMKI, KOMCAB Pemuda Katolik, DPC GANN, DPC PTI, dan DPD II AMKI Papua. Penyaluran bantuan dikoordinasikan oleh Tim Peduli Pengungsi Rakyat Kabupaten Puncak Tahun 2025, yang sebelumnya telah melakukan penggalangan dana dan logistik selama dua bulan, mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2025.

Hasil dari gerakan solidaritas tersebut berhasil menghimpun dana sebesar Rp50.000.000 serta sejumlah pakaian layak pakai. Bantuan ini kemudian disalurkan ke tiga wilayah terdampak: Ilaga, Sinak, dan Beoga. Untuk wilayah Ilaga, distribusi dilakukan langsung ke sembilan posko pengungsian, meliputi 2 posko di Aminggaru (perwakilan Distrik Omukia), 3 posko di Jalan Pinggir atau Jalan Moko (Distrik Gome Utara), dan 4 posko di Agayome (Distrik Gome).

Distribusi bantuan ke wilayah-wilayah tersebut turut difasilitasi oleh sejumlah anggota DPRK Kabupaten Puncak. Dukungan tersebut datang dari Naomi E. Wafom, Anggota Komisi C DPRK dari jalur partai politik yang menyumbang charter pesawat ke Ilaga; Jackson Hagabal, Anggota DPRK dari jalur Otsus yang membantu charter pesawat ke Beoga; dan Melince Magai, Anggota DPRK dari jalur Otsus yang menyumbang charter pesawat ke Sinak.

Sementara untuk distribusi darat, Tim Peduli mendapatkan dukungan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Puncak berupa satu unit kendaraan pick up guna membantu pengangkutan logistik ke posko-posko pengungsian.

Koordinator Tim Peduli, Itinus Wakerkwa, menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan berbagai pihak dalam aksi kemanusiaan ini.

“Gerakan ini lahir dari hati, bukan sekadar program sosial. Kami percaya bahwa di tengah situasi sulit, semangat kemanusiaan tetap bisa menggerakkan banyak orang. Terima kasih kepada semua yang sudah terlibat, baik dalam bentuk dukungan dana, logistik, maupun doa,” ujar Itinus.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada gereja-gereja lintas denominasi yang telah membantu melalui donasi dan logistik; Komunitas Sa Noken dan Media Sagu Papua atas dukungan publikasi dan moril; serta masyarakat Mimika, OKP Kabupaten Mimika, para intelektual dan senior yang terlibat aktif dalam penggalangan serta distribusi bantuan.

Keterlibatan pemuda dan lintas organisasi dalam aksi ini menjadi bukti bahwa solidaritas sosial masih hidup di tengah masyarakat Papua. Aksi nyata ini tidak hanya meringankan beban para pengungsi, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga di wilayah pegunungan Papua. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

TPNPB Umumkan Duka Nasional, Kapten Yerman Telenggen Meninggal Dunia di Nduga

NABIRE, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) secara…

12 jam ago

Pelabuhan Feri Air Mandidi: Antara Jejak Transportasi dan Potensi Wisata yang Terabaikan

NABIRE, TOMEI.ID | Waktu seakan berhenti di Pelabuhan Feri Kampung Air Mandidi, Nabire, Papua Tengah.…

14 jam ago

Papua Mulai Jajaki Kereta Api, Gubernur Fakhiri Dorong Konektivitas Modern Antarwilayah

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mulai mengambil langkah strategis dengan menjajaki pengembangan transportasi…

17 jam ago

Koalisi Jayawijaya Semprot MRP Papua Pegunungan: Dinilai Salah Prosedur dan Salah Sasaran

WAMENA, TOMEI.ID | Tim Koalisi Koordinator Jayawijaya melontarkan kritik keras terhadap langkah Majelis Rakyat Papua…

18 jam ago

Delapan Anggota DPRK Lanny Jaya Jalur Otsus Resmi Dilantik, Perkuat Representasi Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Delapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Lanny Jaya dari jalur Otonomi…

18 jam ago

Rektor Petra Balim: Kampus Butuh Dosen Putra Papua, Lulusan Diminta Kembali Mengabdi

WAMENA, TOMEI.ID | Kebutuhan tenaga pengajar dari kalangan putra asli Papua di Kampus Petra Balim…

19 jam ago