Berita

Pelajar dan Intelektual Empat Kampung di Distrik Siriwo Gelar Misa Natal Bersama dan Diskusi Pembangunan

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, masyarakat intelektual yang terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, mahasiswa, hingga para sarjana dari empat kampung di Distrik Siriwo menggelar Misa Natal bersama.

Kegiatan ini dipusatkan di Kampung Ugida, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (29/12/2025).

Empat kampung yang terlibat dalam agenda gabungan ini meliputi Kampung Epomani, Ugida, Tibai, dan Mabou. Perayaan tersebut mengusung tema sentral “Kami Anak Siriwo Bersinar dalam Terang Natal”, yang merefleksikan nats Alkitab Matius 15:14-16, sebagai panggilan bagi generasi muda untuk menjadi teladan melalui perbuatan baik di tengah masyarakat.

Ibadah Misa dipimpin langsung oleh Pastor Rekan Paroki Maria Menerima Kabar Gembira Bomomani, Pastor Robertus Guntur Dewantoro, Pr. Dalam khotbahnya, Pastor Robertus berpesan agar generasi muda Siriwo senantiasa membangun jejaring pertemanan yang positif dan tetap mengakar pada nilai-nilai gerejawi. Beliau menegaskan bahwa pemuda adalah tumpuan harapan bagi keluarga, gereja, serta nusa dan bangsa.

Ketua Panitia Natal, Marselus Magai, dalam laporannya menyampaikan bahwa momentum Natal ini harus melampaui perayaan seremonial keluarga.

“Natal adalah momen kebersamaan yang bertujuan menjalin kerukunan antar-sesama dan mendekatkan diri kepada Tuhan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Tokoh Intelektual Wilayah Siriwo, Pdt. Obeth Magai, memberikan refleksi teologis agar para pemuda tidak terjebak dalam pengaruh negatif zaman. Ia menekankan pentingnya bangkit bersama Kristus demi masa depan daerah yang lebih baik.

Setelah prosesi ibadah berakhir, rangkaian acara dilanjutkan dengan kuis edukatif bagi pelajar serta sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber kompeten untuk membahas isu strategis.

Dalam sesi diskusi tersebut, Marselus Magai, memberikan edukasi mengenai pencegahan HIV/AIDS, sementara Agustinus Butu, bersama Pdt. Obeth Magai memberikan motivasi terkait urgensi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Aspek kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian melalui arahan Yohanes Butu, terkait manajemen pembuangan sampah yang benar. Sebagai penutup, Kepala Kampung dari Tibai, Mabou, Epomani, dan Ugida secara kolektif memaparkan progres serta tantangan pembangunan di wilayah masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh khidmat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

“Akan Meratakan Habis Warga Dogiyai” Ancaman Polisi di Balik Kematian JE

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dugaan ancaman serius dari oknum aparat kepolisian mencuat di tengah penanganan kasus…

6 jam ago

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

16 jam ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

20 jam ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

20 jam ago

IPMADO Jayapura Kecam Aparat, Desak Copot Kapolres dan Investigasi Independen Tragedi Dogiyai

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Jayapura menyampaikan duka mendalam sekaligus mengecam…

22 jam ago

Mahasiswa IPMANAPANDODE JOGLO Desak Investigasi Independen dan Pencopotan Kapolres Dogiyai

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa asal Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai di wilayah…

22 jam ago