Berita

Pelatih Timnas Futsal Indonesia Pantau Langsung Talenta Muda di Wamena, Delapan Pemain Masuk Radar

WAMENA, TOMEI.ID | Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, turun langsung memantau proses pencarian bakat (talent detection) pemain muda di Wamena, Senin (20/4/2026).

Kehadiran Souto menjadi bagian dari upaya serius menjaring talenta terbaik dari Papua Pegunungan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan tim nasional futsal Indonesia.

Setibanya di Bandara Wamena, Souto langsung beristirahat sejenak sebelum bergerak menuju Lapangan Futsal Pilamo untuk meninjau fasilitas sekaligus menyaksikan langsung jalannya seleksi tahap akhir.

Dari total 215 pemain usia 15–17 tahun yang sebelumnya diseleksi oleh AFP Papua Pegunungan, tersisa 57 pemain yang mengikuti tahap penentuan. Proses ini menjadi momen krusial untuk melihat kualitas, mental, dan kesiapan para pemain muda bersaing di level lebih tinggi.

Dalam pemantauan tersebut, Souto mengaku terkesan dengan potensi yang dimiliki pemain-pemain asal Wamena.

“Pemain dari Wamena punya semangat tinggi dan kualitas yang sangat baik. Saya langsung mencatat delapan nama dalam daftar tunggu untuk dipertimbangkan lebih lanjut,” ujar Souto saat dihubungi wartawan di Wemena, Rabu (22/4/2026).

Penilaian ini mempertegas bahwa Papua Pegunungan mulai menunjukkan diri sebagai salah satu lumbung talenta futsal nasional yang patut diperhitungkan.

Koordinator kegiatan, Roy Pawika, menyebut program ini tidak sekadar seleksi biasa, tetapi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda Papua.

“Ini bukan hanya mencari pemain untuk timnas, tetapi juga membuka jalan bagi mereka tampil di level nasional hingga internasional. Rencananya, pemain yang terpilih akan dipersiapkan untuk mengikuti turnamen internasional di Spanyol tahun ini,” jelasnya.

Program pencarian bakat ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda Papua Pegunungan untuk menembus panggung futsal dunia, sekaligus memperkuat kontribusi Papua dalam peta olahraga nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

1 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

1 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

2 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

14 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago