Berita

Pemkab Deiyai Salurkan Rp750 Juta Dukung MUSPAS Mee ke-VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa

DEIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai di bawah kepemimpinan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, bersama Wakil Bupati Ayub Pigome, menyalurkan bantuan dana sebesar Rp750.000.000 guna mendukung pelaksanaan Musyawarah Pastoral (MUSPAS) Mee ke-VIII di Paroki Kristus Jaya Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika.

Paroki Kristus Jaya Komopa secara resmi ditetapkan sebagai tuan rumah MUSPAS Mee ke-VIII yang akan berlangsung pada 2–9 Februari 2026. Kegiatan ini diselenggarakan secara terpusat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya penguatan konsolidasi iman umat Katolik di wilayah Mee.

MUSPAS Mee ke-VIII diperkirakan akan diikuti sekitar 6.000 peserta yang berasal dari lima paroki di wilayah Dekenat Paniai. Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Paroki Kristus Jaya Komopa, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, dengan melibatkan unsur gerejawi dan umat Katolik dari berbagai wilayah Keuskupan Timika.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap MUSPAS Mee ke-VIII merupakan wujud komitmen Pemkab Deiyai dalam mendukung pembangunan spiritual masyarakat, sejalan dengan pembangunan sosial dan kemasyarakatan.

“Pemerintah Kabupaten Deiyai mengambil langkah nyata untuk mendukung kegiatan keagamaan, karena penguatan iman umat merupakan bagian penting dari pembangunan manusia seutuhnya,” tegas Melkianus Mote dalam keterangan tertulisnya yang dipetik tomei.id, Senin, (26/1/2026).

Adapun bantuan dana sebesar Rp750 juta tersebut dialokasikan untuk mendukung panitia induk MUSPAS Mee ke-VIII sebesar Rp300 juta, fasilitasi peserta dari lima paroki se-Kabupaten Deiyai sebesar Rp300 juta, serta dukungan agenda kunjungan Uskup di Kabupaten Deiyai sebesar Rp150 juta.

Pemkab Deiyai berharap MUSPAS Mee ke-VIII dapat berjalan lancar dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran gereja dalam membina umat, serta mendorong terwujudnya kehidupan sosial yang beriman, damai, dan berkeadilan di Papua Tengah.

Sebagai penutup, Pemkab Deiyai berharap dukungan tersebut dapat memperkuat persatuan umat, memperlancar seluruh rangkaian kegiatan MUSPAS Mee ke-VIII, serta menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Gereja dalam membangun kehidupan iman, sosial, dan kemanusiaan masyarakat Papua Tengah secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Enaimoo Ekowai Untuk Deiyai – Papua Tengah Terang.” [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Pesan Lulusan STT Arastamar Nabire Buktikan Iman dan Integritas dalam Pengabdian

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah tuntutan pembangunan SDM Papua Tengah yang berintegritas, berkarakter, dan mampu…

12 jam ago

Karhutla Meluas, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Lintas Unsur Hadapi Ancaman Bencana

NABIRE, TOMEI.ID | Menghadapi ancaman karhutla yang kian meluas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat…

12 jam ago

Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Papua Barat Ajak Warga Perkuat Persaudaraan dan Toleransi

MANOKWARI, TOMEI.ID | Gubernur Provinsi Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid…

12 jam ago

Mahasiswa Yahukimo di Jayapura Galang Dana untuk Korban Kebakaran 7 Rumah di Emdomen

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Yahukimo kota studi Jayapura menggalang dana untuk membantu warga yang terdampak…

12 jam ago

Gubernur Fakhiri Ingin Festival Danau Sentani Jadi Gerakan Budaya, Lingkungan dan Ekonomi

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Matius Fakhiri berharap Festival Danau Sentani tidak sekadar menjadi agenda…

14 jam ago

Aktivis Adat Kenedi Desak Pemprov Serius Tangani Karhutla, Soroti Ancaman Ruang Hidup Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Papua…

15 jam ago