Categories: Uncategorized

Pemkab Deiyai Tegaskan Komitmen Dukung Penegasan Batas Wilayah dengan Mimika

DEIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai melalui Asisten II Setda, Mesak Pakage, SE, mewakili Bupati Deiyai, menyerahkan bantuan dana sebesar Rp650 juta untuk mendukung kegiatan ucapan syukur dan peletakan batu pertama batas wilayah antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika.

Langkah ini merupakan bagian dari dukungan Pemkab Deiyai terhadap upaya penegasan batas wilayah antar kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan pada 29 Oktober 2025 di Kampung Memowa, Distrik Memowa, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah. Kegiatan ini dihadiri masyarakat Kampung Memowa dan masyarakat baru Waita yang menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung upaya pemerintah memperkuat batas wilayah secara administratif.

Dalam sambutannya, Asisten II Setda Deiyai Mesak Pakage menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperjelas batas wilayah serta memperkuat koordinasi pembangunan lintas kabupaten.

“Pemerintah Kabupaten Deiyai berkomitmen mendukung setiap langkah strategis yang mempertegas batas wilayah, karena hal ini menyangkut pelayanan publik, keamanan masyarakat, dan kepastian pembangunan. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan baik antara Deiyai dan Mimika,” ujar Mesak Pakage.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan. Pemerintah Kabupaten Deiyai, kata Mesak, akan terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika serta Pemerintah Provinsi Papua Tengah agar proses penataan batas wilayah berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peletakan batu pertama ini menjadi simbol kerja sama dan komitmen antara Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika dalam menjaga keamanan, perdamaian, dan keharmonisan sosial di kawasan perbatasan.

Melalui langkah ini juga diharapkan memperkuat identitas wilayah serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

8 jam ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

11 jam ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

11 jam ago

IPMADO Jayapura Kecam Aparat, Desak Copot Kapolres dan Investigasi Independen Tragedi Dogiyai

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMADO) Jayapura menyampaikan duka mendalam sekaligus mengecam…

14 jam ago

Mahasiswa IPMANAPANDODE JOGLO Desak Investigasi Independen dan Pencopotan Kapolres Dogiyai

YOGYAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa asal Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai di wilayah…

14 jam ago

Desakan Copot Kapolres Menguat, Kapolda Papua Tengah Janji Evaluasi Total dan Ungkap Tragedi Berdarah Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Tekanan publik terhadap institusi kepolisian di Papua Tengah kian menguat. Koalisi Masyarakat…

15 jam ago