Berita

Pemprov dan Kadin Papua Tengah Perkuat Ekosistem Usaha dan Ekonomi Kerakyatan

NABIRE, TOMEI.ID | Dalam upaya memperkuat konsolidasi ekonomi daerah yang terencana dan progresif, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Papua Tengah menggelar talkshow ekonomi bertajuk “Akselerasi Ekonomi Papua Tengah: Membangun Sinergi Investasi dan Pemberdayaan Pengusaha Lokal” di salah satu kafe di Jalan Jakarta, Nabire, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan strategis ini menghadirkan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, investor, serta insan pers sebagai wadah awal memperkuat kolaborasi dan percepatan pembangunan ekonomi di Papua Tengah.

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kadin Papua Tengah atas terselenggaranya forum dialog ekonomi tersebut sebagai ruang sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.

Menurutnya, Provinsi Papua Tengah yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022 memiliki potensi ekonomi besar yang tersebar di delapan kabupaten, meliputi Nabire, Mimika, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya.

Wilayah ini mencakup kawasan adat Mee Pago dan Saireri dengan kekayaan sumber daya di sektor perikanan, pertambangan, peternakan, perkebunan, kehutanan, serta pariwisata berbasis alam dan budaya lokal.

“Keragaman potensi ini merupakan fondasi kekuatan ekonomi daerah yang harus dikelola secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov), Papua Tengah telah menetapkan sejumlah program prioritas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan, antara lain pengembangan pertambangan rakyat yang legal dan berkelanjutan, penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat, pembukaan lahan pertanian percontohan, pengembangan komoditas kopi dan kelapa pesisir, serta penguatan sektor perikanan.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pembangunan fasilitas perikanan di Nabire dan Mimika guna menjaga kualitas produksi, menstabilkan harga, dan memperluas akses pasar bagi nelayan.

Geley menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomi Papua Tengah tidak semata bertumpu pada investasi skala besar, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal sebagai pelaku utama pembangunan.

“Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan kesempatan usaha,” ujarnya.

Wagub juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan melalui pelatihan usaha kecil dan menengah, karena penguatan ekonomi keluarga menjadi fondasi kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Papua Tengah, Alexander Gobai, menyatakan bahwa talkshow ini menjadi langkah awal konsolidasi program ekonomi dan penguatan komunikasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan investor.

Menurutnya, Papua Tengah tidak boleh bergantung pada sektor pertambangan semata, melainkan harus mengembangkan sektor perikanan, perkebunan, kelautan, pariwisata, dan koperasi sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Kadin berkomitmen membangun komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi dengan seluruh pelaku usaha guna menciptakan kebijakan ekonomi yang berpihak pada pertumbuhan usaha lokal,” ujarnya.

Gobai juga menekankan pentingnya sinergi antara Kadin daerah dan pusat serta kolaborasi dengan berbagai organisasi usaha dan kepemudaan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan jaringan investasi, peningkatan akses permodalan bagi UMKM, serta percepatan pembangunan ekonomi Papua Tengah yang inklusif dan berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bakom RI Soroti Media Kejar Viralitas, Bagaimana Nasib Kepercayaan Publik?

JAKARTA, TOMEI.ID | Di tengah persaingan media digital yang semakin cepat, mengejar viralitas tidak cukup…

2 jam ago

Bupati Yudas Tebai Dorong Manajemen Talenta ASN Dogiyai, Karier Birokrasi Harus Objektif dan Transparan

JAKARTA, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, mendorong penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)…

3 jam ago

IFRC 2026 Digelar di Mimika, 17 Tim Rescue Uji Kesiapsiagaan Darurat

TIMIKA, TOMEI.ID | Sebanyak 17 tim dari 16 perusahaan pertambangan dan energi di Indonesia akan…

4 jam ago

IA-ITB Dorong Investasi Mineral dan Migas, SDM Lokal Papua Jadi Prioritas

JAKARTA, TOMEI.ID | Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat…

4 jam ago

Media Lokal Tak Bisa Lagi Bertahan dengan Cara Lama, Transformasi Jadi Keharusan

JAKARTA, TOMEI.ID | Media lokal menghadapi tantangan besar di tengah perubahan perilaku audiens, perkembangan teknologi…

5 jam ago

Bapperida Papua Tengah Kaji Kondisi Riil Daerah, Program Pembangunan Tak Boleh Salah Sasaran

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi…

1 hari ago