Berita

Pemprov Papua Barat Gencar Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Otsus

MANOKWARI, TOMEI.ID| Senator Papua Barat, Dr. Filep Wamafma, menekankan pentingnya implementasi Otonomi Khusus (Otsus) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) melalui prioritas dalam rekrutmen tenaga kerja.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan kesempatan bagi OAP untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan berpartisipasi dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di tanah Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Filep mengacu pada Pasal 4 ayat (1) Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Papua Barat Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan di Provinsi Papua Barat, yang mengamanatkan bahwa semua bidang pekerjaan di wilayah Papua Barat harus mengutamakan OAP dengan komposisi 80% dan Tenaga Kerja Lokal sebesar 20%.

“Prioritas bagi OAP dalam mendapat pekerjaan adalah amanat UU Otsus yang diterjemahkan ketentuan dan pelaksanaannya dalam Perda (Perdasus) Papua Barat,” kata Filep pada Jumat (22/8/2025).

Filep juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam merealisasikan amanah ini. Pemerintah daerah perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan ahli sesuai standar dan kebutuhan industri, sementara perusahaan perlu terbuka dan mengkoordinir ruang bagi OAP.

Lebih lanjut, Filep menekankan bahwa regulasi ini juga menjelaskan bahwa Pemberi Kerja dapat berkoordinasi dengan Dinas dalam penyusunan perencanaan pengisian atau penggantian posisi jabatan tertentu di perusahaan dengan Tenaga Kerja OAP dan Tenaga Kerja Lokal sesuai dengan syarat dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Dalam konteks ini, Filep berharap perusahaan-perusahaan besar seperti BP LNG Tangguh dan lain-lain dapat konsisten bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk pengaturan kesempatan kerja bagi OAP.

“Pakemnya adalah setiap pengelolaan atas SDA Tanah Papua harus berkontribusi menangani permasalahan daerah dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Filep juga mengingatkan agar tidak ada mafia dalam rekrutmen tenaga kerja di Papua dan menekankan pentingnya fokus mendidik dan melatih putra-putri OAP secara sistematis dan konsisten untuk meregenerasi pekerja yang diprogramkan mulai dari teknisi hingga ke level manajemen senior.

Dengan demikian, pemerintah Provinsi Papua Barat berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui implementasi Otsus dan prioritas dalam rekrutmen tenaga kerja. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

2 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

2 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

2 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago