Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah bersama tenaga kesehatan dalam kampanye Sukseskan Sensus Tenaga Kesehatan se-Provinsi Papua Tengah sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas pembangunan sektor kesehatan. [Foto: Istimewa).
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mengajak seluruh tenaga kesehatan di delapan kabupaten untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus dan pendataan sumber daya manusia (SDM) kesehatan sebagai langkah strategis memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah.
baca juga: Pemprov Papua Tengah Tegaskan Keamanan Jadi Fondasi Utama Pembangunan Daerah
Ajakan tersebut disampaikan melalui kampanye resmi bertajuk “Sukseskan Sensus Tenaga Kesehatan se-Provinsi Papua Tengah” yang didukung langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah Terang.
Pendataan tenaga kesehatan ini akan dilaksanakan pada 26 Januari hingga 10 Februari 2026. Seluruh tenaga kesehatan diimbau untuk mengikuti proses pendataan dengan meminta tautan (link) pendaftaran resmi melalui WhatsApp pada nomor 0822-2308-479.
baca juga: Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Komitmen Beasiswa KIP untuk Anak Papua Tengah
Pemprov Papua Tengah menegaskan bahwa sensus SDM kesehatan merupakan bagian penting dari upaya mendukung program prioritas gubernur, khususnya dalam perencanaan dan penguatan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Papua Tengah.
Beberapa agenda strategis yang menjadi dasar pelaksanaan sensus ini antara lain rencana pendirian Rumah Sakit Provinsi Papua Tengah, penguatan rumah sakit dan puskesmas di delapan kabupaten, serta pengusulan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan, yang seluruhnya membutuhkan dukungan SDM kesehatan dalam jumlah dan kompetensi yang memadai.
Selain itu, pendataan ini juga diarahkan untuk mendukung program pengiriman dan penempatan 100 dokter spesialis asli Papua Tengah, yang meliputi tujuh spesialis dasar, yakni penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, bedah, anak, radiologi, patologi klinik, anestesi, serta spesialisasi lainnya sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan daerah.
Pemprov menilai bahwa ketersediaan data tenaga kesehatan yang akurat, valid, dan terintegrasi akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan, distribusi tenaga medis, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Melalui pelaksanaan sensus ini, Pemprov Papua Tengah berharap seluruh tenaga kesehatan dapat terdata secara komprehensif sehingga pembangunan sektor kesehatan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Papua Tengah. [*].
SURAKARTA, TOMEI.ID | Langkah Persinab Nabire di ajang PNM Liga Nusantara (Liga 3 Nasional) musim…
JAKARTA, TOMEI.ID | Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya penguatan komitmen jajaran Kepolisian Daerah…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, menegaskan bahwa peran Kepolisian Daerah (Polda) Papua…
NABIRE, TOMEI.ID | Dalam laga penentuan nasib krusial sore ini, Persinab Nabire akan menjalani laga…