Berita

Pemprov Papua Tengah Berencana Resmikan Dua PLTS di Kabupaten Puncak, Layani 185 Rumah di Daerah Terisolasi

NABIRE, TOME.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus memperluas akses energi bersih bagi masyarakat di wilayah terpencil dengan berencana meresmikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Puncak pada akhir Agustus 2026.

Kedua fasilitas tersebut masing-masing berada di Distrik Dervos dan Distrik Doufo, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah terpencil dan terisolasi.

BACA JUGA: Pj Sekda Papua Tengah Dorong Pengelola Kepegawaian Kuasai Teknologi Digital

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Emanuel You, mengatakan kedua PLTS tersebut masing-masing memiliki kapasitas 30 kilowatt (kW).

“Pada akhir bulan ini, Bapak Gubernur berencana meresmikan dua Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kabupaten Puncak, masing-masing berkapasitas 30 kW, yakni PLTS nomor 22 di Distrik Dervos dan PLTS nomor 23 di Distrik Doufo,” kata Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, kepada awak media di Nabire, Rabu (19/8/2026).

Menurut Emanuel, keberadaan PLTS di Distrik Dervos diproyeksikan melayani kebutuhan listrik bagi 71 unit rumah. Sementara PLTS di Distrik Doufo akan melayani 114 unit rumah.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan tersebut, kedua fasilitas PLTS itu ditargetkan melayani kebutuhan listrik sebanyak 185 unit rumah.

Emanuel mengatakan, penyediaan listrik tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperluas akses energi, terutama bagi masyarakat yang berada di daerah pinggiran dan wilayah yang selama ini sulit dijangkau layanan listrik.

“Artinya, dua listrik tersebut akan menyala selama 24 jam. Tentunya Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah berkomitmen untuk memberikan layanan listrik secara mandiri di daerah pinggiran dan daerah terisolasi,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan dan pengembangan pembangkit listrik berbasis energi surya di wilayah terpencil diharapkan dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap layanan listrik.

Rencana peresmian dua PLTS di Kabupaten Puncak tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan dasar hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur.

Emanuel menegaskan, pemerintah provinsi terus mendorong pelayanan yang dapat menjangkau masyarakat di daerah pinggiran dan terisolasi melalui pemanfaatan sumber energi yang sesuai dengan kondisi wilayah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Cek Sekolah dan PLN di Intan Jaya, Janji Percepat Pembangunan

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Frit Nawipa, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan…

1 jam ago

Pasokan Menipis, Harga Sirih di Pasar Sanggeng Tembus Rp700 Ribu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Harga sirih di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melonjak hingga Rp700.000…

2 jam ago

Pelajar Tolak MBG, Kadisdikbud Papua Tengah: Kewenangan Ada di BGN

NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menegaskan pihaknya…

2 jam ago

Kapolres Nabire Akui Aksi Tolak MBG Berjalan Aman, 467 Personel Gabungan Dikerahkan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengakui aksi demonstrasi pelajar dan mahasiswa…

9 jam ago

Pelajar Nabire Sebut MBG sebagai Program Mati Gratis, Desak Pendidikan Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP)…

9 jam ago

BREAKING NEWS: Pelajar Nabire Gelar Aksi Tolak MBG, Desak Pendidikan Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP)…

15 jam ago