Berita

Pemprov Papua Tengah Dorong BAMAGNAS Perkuat Pembinaan Umat dan Ekonomi Jemaat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) untuk memperkuat persatuan gereja, menghadirkan program nyata dalam pembinaan karakter, pemberdayaan ekonomi jemaat, dan pemeliharaan kerukunan masyarakat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Papua Tengah, Alanthino Wiay, menegaskan bahwa BAMAGNAS memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu gereja sekaligus mitra pemerintah dalam membangun moral, spiritual, dan etika masyarakat.

“Di tengah dinamika pembangunan daerah otonom baru ini, kita sangat membutuhkan dukungan dari lembaga keagamaan untuk menjaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Alanthino Wiay, mewakili Gubernur Meki Nawipa dalam pembukaan kegiatan  Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) BAMAGNAS periode 2025–2030 di GPdI Elsaday Nabarua, Nabire, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, gereja dan para hamba Tuhan memiliki peran krusial dalam membina umat. Karena itu, Rakerwil diharapkan mampu menghasilkan program kerja yang konstruktif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.

Ia juga berharap program BAMAGNAS dapat berjalan searah dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pembinaan mental spiritual, pendidikan karakter, pemberdayaan ekonomi jemaat, dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Kami berharap program kerja yang dirumuskan dalam Rakerwil ini dapat disinergikan dengan visi, misi, dan program pemerintah daerah, khususnya dalam bidang pembinaan mental spiritual, pendidikan karakter, pemberdayaan ekonomi jemaat, serta menjaga kondusivitas wilayah kita tercinta,” pesannya.

Pemprov berpesan agar seluruh peserta mengikuti persidangan dengan penuh hikmat, mengutamakan musyawarah mufakat, dan memperkuat persaudaraan dalam pelayanan.

Rakerwil ini diharapkan menjadi momentum bagi BAMAGNAS untuk mengevaluasi pelayanan sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah yang lebih baik untuk periode 2025–2030.

Ke depan, tantangan BAMAGNAS adalah menerjemahkan hasil rapat kerja menjadi program yang terarah dan memberi manfaat nyata bagi umat serta masyarakat luas di Papua Tengah. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

15 Tahun Berjualan dari Jalan ke Jalan, Nurhana Yarinap Kini Buka Toko Rasta Nindy Papua di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Air mata Nurhana Yarinap tak terbendung saat mengenang perjalanan 15 tahun membangun…

4 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan…

5 jam ago

Bahu Jalan dan Trotoar di Jalan Pepera Nabire Alih Fungsi Jadi Lahan Parkir

NABIRE, TOMEI.ID | Bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

5 jam ago

180 Mahasiswa Ikuti Yudisium STAK Nabire, Lulusan Diharapkan Aktif Membangun Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 180 mahasiswa mengikuti yudisium angkatan ke-13 Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK)…

7 jam ago

Lepas Kontingen STG ke Jambi, Meki Nawipa Tekankan Toleransi dan Karakter Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG)…

8 jam ago

Meki Nawipa Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja…

14 jam ago