Kapal transportasi laut berstandar keselamatan milik Pemerintah Provinsi Papua Tengah melintas di perairan pesisir Mimika, sebagai bagian dari program peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat wilayah terpencil dan pesisir. [Foto: Scroonshot video).
NABIRE, TOMEI.ID | Menjawab keterisolasian wilayah pesisir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meluncurkan program penyediaan transportasi laut berstandar keselamatan sebagai upaya memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir Kabupaten Mimika.
Kebijakan ini diarahkan untuk menjawab keterbatasan mobilitas warga dalam menjangkau fasilitas kesehatan rujukan, terutama di wilayah pesisir pantai selatan yang memiliki tantangan geografis tinggi, serta minimnya sarana transportasi laut memadai.
baca juga: Sah! Pemprov Papua Tengah Tetapkan Pungutan Retribusi Daerah
Selama ini, keterbatasan sarana transportasi laut menjadi kendala utama masyarakat pesisir dalam memperoleh layanan kesehatan yang cepat dan memadai, khususnya dalam kondisi darurat dan penanganan penyakit berat. Jarak tempuh yang jauh serta faktor keselamatan perjalanan kerap memperburuk risiko kesehatan warga.
Melalui penyediaan transportasi laut yang layak dan memenuhi standar keselamatan, pemerintah daerah berharap masyarakat pesisir dapat lebih mudah, cepat, dan aman mengakses rumah sakit maupun pusat layanan kesehatan di wilayah perkotaan. Program ini menjadi bagian dari penguatan sistem layanan kesehatan yang inklusif dan merata di Provinsi Papua Tengah.
baca juga: BERITA FOTO: Pemprov Papua Tengah Bagikan Bantuan 200 Laptop untuk Peserta Festival Pelajar 2025
Program transportasi laut tersebut secara resmi diluncurkan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur, Deinas Geley, dalam kegiatan yang berlangsung di Timika, Kabupaten Mimika, beberapa waktu lalu.
Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa peningkatan akses transportasi merupakan faktor krusial dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi warga di wilayah terpencil dan pesisir. Menurutnya, negara memiliki kewajiban menjamin hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan tanpa terhambat kondisi geografis.
“Transportasi yang aman dan layak menjadi pintu masuk utama untuk memastikan masyarakat pesisir mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan manusiawi, tanpa diskriminasi dan hambatan wilayah,” tegas Meki Nawipa.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis Pemprov Papua Tengah dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat, sekaligus memperkecil kesenjangan pelayanan publik antara wilayah pesisir dan perkotaan di Kabupaten Mimika.
Pemprov Papua Tengah berharap program transportasi laut tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya dalam mendukung pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan terjangkau. [*].
PANIAI, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan…
NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Papua Tengah resmi memasuki babak baru…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Laga sarat tensi akan tersaji pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-17.…
NABIRE, TOMEI.ID | Menghadapi potensi lonjakan harga dan tekanan inflasi, menjelang bulan suci Ramadhan dan…
SURABAYA, TOMEI.ID | Front Mahasiswa Yahukimo Se-Indonesia menyatakan Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, berada dalam…
JAKARTA, TOMEI.ID | PT Freeport Indonesia (PTFI) memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N)…