Berita

Pemprov Papua Tengah Percepat Penyusunan RTRW, Tahap Pra-Linsek Resmi Dimulai

TANGERANG, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmen percepatan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua Tengah yang kini memasuki tahap Harmonisasi Pra Lintas Sektor (Pra-Linsek) bersama kementerian dan lembaga pemerintah pusat.

Tahap krusial ini dibuka oleh Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Chriesty Elisabeth Lengkong, di Aston Bintaro Hotel & Conference Center, Tangerang Selatan, Rabu (19/11/2025).

Dalam arahannya, Chriesty Elisabeth Lengkong menegaskan bahwa RTRW merupakan instrumen strategis yang menentukan arah tata ruang dan pembangunan Provinsi Papua Tengah. Ia menyebut dokumen ini sebagai fondasi utama sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.

“penyusunan RTRW harus dilakukan secara cermat dan berbasis data agar mampu menjawab dinamika perubahan regulasi nasional, kebutuhan pembangunan wilayah, serta tantangan pertumbuhan jangka panjang Papua Tengah,” terangnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus A. Soemoele, turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian pembahasan pada tahap Pra-Linsek. Kehadirannya menegaskan posisi strategis pemerintah provinsi dalam memastikan proses harmonisasi berjalan sesuai arah kebijakan pembangunan daerah.

“Saya mengapresiasi dukungan kementerian dan lembaga terkait, serta menegaskan bahwa percepatan penyusunan RTRW merupakan kebutuhan mendesak bagi Papua Tengah,” ujarnya.

Menurutnya, dokumen RTRW menjadi dasar penting dalam menjawab tuntutan pembangunan berkelanjutan dan memastikan kesiapan provinsi menghadapi perubahan kebijakan nasional.

Hal yang sama, Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Tengah sekaligus PIC penyusunan RTRW, Dr. H. Tumiran, menjelaskan bahwa dokumen telah melalui berbagai tahapan, mulai dari konsultasi publik, asistensi, klinik teknis, integrasi MTPP, hingga penyelarasan dengan KLHS. Ia menilai materi RTRW saat ini telah merespons isu strategis provinsi dan menyusun arah struktur ruang serta kawasan strategis Papua Tengah.

Kabid Cipta Karya dan Tata Ruang Dinas PUPR Papua Tengah, Eko Sulistyo, menambahkan bahwa pembahasan Pra-Linsek RTRW 2025–2044 didukung oleh tim teknis Kementerian ATR/BPN dan perangkat daerah. RTRW ini akan menjadi pedoman pengendalian ruang yang berwawasan lingkungan serta selaras dengan arah investasi yang bertanggung jawab.

“RTRW Papua Tengah 2025–2044 adalah dokumen strategis yang menjadi dasar kebijakan Gubernur terpilih periode 2024–2029 dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penataan ruang yang ramah lingkungan dan mendukung investasi akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Papua Tengah,” ujarnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Bicara APBD, Dua Anggota DPR Papua Tengah Malah Live TikTok dan Main Judol

NABIRE, TOMEI.ID | Pemandangan berbeda terlihat dalam Rapat Paripurna Tahap I DPR Papua Tengah, Kamis…

3 jam ago

Gedung Belum Diperbarui, SD Inpres Balingga Desak Pemkab Lanny Jaya Buka Akses Jalan

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan infrastruktur pendidikan yang masih membelenggu, SD Inpres Balingga…

7 jam ago

Dinkop UKM Dogiyai Perkuat Ekonomi Kampung, Minimarket dan Bantuan Kios OAP Digenjot

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah…

7 jam ago

Besok, Meki Nawipa akan Kunjungi Puncak Bawa Misi Pembangunan

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda…

18 jam ago

Meki Nawipa Dorong Kadin Papua Tengah Gerakkan Ekonomi Lokal, Kurangi Ketergantungan Pertambangan

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi…

1 hari ago

Belanja Perubahan APBD Papua Tengah Naik Rp1,27 Triliun, Gubernur Meki Tekankan Akuntabilitas

NABIRE, TOMEI.ID | Belanja daerah dalam Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Papua Tengah Tahun…

1 hari ago