Berita

Pemprov Papua Tengah Rekrut Guru Kontrak Daerah 3T 2025, Fokus Perkuat Pendidikan di Pelosok

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka rekrutmen Tenaga Mapega Guru Kontrak Daerah 3T Tahun 2025.

Program ini bertujuan untuk pemerataan layanan pendidikan serta pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar di wilayah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Berdasarkan pengumuman bernomor 400.3/44/DPK-PPT/2025, formasi yang dibutuhkan meliputi S1 Guru Kelas SD (PGSD), S1 Guru Agama Katolik dan Kristen Protestan, S1 Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta S1 Sarjana Pendidikan lainnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Hurhaida, SE, menjelaskan bahwa rekrutmen ini merupakan langkah strategis untuk menjawab keterbatasan tenaga guru di pelosok Papua Tengah.

“Kami mengundang putra-putri terbaik Papua Tengah untuk ikut serta membangun pendidikan, terutama di daerah 3T,” tegasnya.

Adapun syarat umum yang ditetapkan antara lain: berstatus WNI, berusia 20 hingga 38 tahun, lulusan minimal S1/D4 kependidikan, serta bersedia ditempatkan di wilayah 3T sesuai masa kontrak.

Proses seleksi dijadwalkan berlangsung dengan tahapan pendaftaran dan pengiriman berkas pada 15–20 September 2025, dilanjutkan seleksi administrasi pada 22–24 September 2025, pengumuman hasil seleksi pada 26 September 2025, bimbingan teknis (Bimtek) pada 29 September 2025, serta pembagian SK penempatan pada 30 September 2025.

Dinas Pendidikan menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya.

“Keputusan panitia seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat,” demikian bunyi ketentuan dalam pengumuman resmi tersebut.

Dengan adanya rekrutmen ini, pemerintah daerah berharap kualitas pendidikan di Papua Tengah dapat meningkat dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah-daerah 3T. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

5 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

6 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

9 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

10 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

11 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

1 hari ago