Berita

Pemprov Papua Tengah Salurkan Rp6,8 Miliar untuk Pendidikan Gratis di Deiyai, Kepsek SMAN 1 Deiyai Apresiasi

DEIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyalurkan dana pendidikan gratis sebesar Rp6.834.500.000 kepada Kabupaten Deiyai sebagai bentuk komitmen konkret menjamin keberlanjutan pendidikan menengah di wilayah pedalaman Papua Tengah.

baca juga: Meki Nawipa: Sosok Penyelamat Pendidikan Papua Tengah

Dana tersebut dialokasikan untuk enam sekolah tingkat SMA/SMK dan sekolah berpola asrama, dengan total penerima manfaat mencapai 2.693 siswa. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Penyaluran dana pendidikan gratis ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Papua Tengah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

baca juga: Kepsek SMA Negeri 2 Dogiyai Apresiasi Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah

Berdasarkan skema pembiayaan, setiap siswa menerima bantuan dengan besaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan jenjang pendidikan. Nilai bantuan per siswa berkisar antara Rp1,8 juta, Rp2 juta, Rp2,5 juta, hingga Rp10 juta, khusus untuk sekolah berpola asrama.

Salah satu penerima manfaat terbesar adalah SMA Negeri 1 Deiyai, yang memperoleh dana sebesar Rp1.168.200.000 guna mendukung proses pendidikan bagi 649 siswa.

Program pendidikan gratis ini dijalankan berdasarkan Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025, yang ditandatangani Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa pada Oktober 2025 sebagai dasar hukum pelaksanaan kebijakan pendidikan tanpa pungutan biaya.

baca juga: Yuliton Degei: Pendidikan Gratis Papua Tengah Ringankan Beban Orang Tua dan Perkuat Layanan SMK di Paniai

Kebijakan tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga mencakup sekolah yayasan dan sekolah berpola asrama, sebagai upaya mendorong pemerataan kualitas pendidikan serta menghapus kesenjangan akses di wilayah terpencil.

Kepala SMA Negeri 1 Deiyai, Mariana Adii, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap dunia pendidikan di Deiyai. Menurut Mariana Adii, program pendidikan gratis ini menjadi dorongan nyata bagi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah.

“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian besar dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Bantuan ini sangat berarti bagi siswa dan dunia pendidikan di Deiyai,” ujar Mariana Adii saat memantau pelaksanaan program pendidikan gratis di SMA Negeri 1 Deiyai, Rabu (4/2/2026).

Dengan penyaluran anggaran pendidikan gratis ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan keberpihakan negara terhadap hak dasar anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan yang layak, adil, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan sektor pendidikan sebagai fondasi strategis pembangunan manusia Papua Tengah ke depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dogiyai Berdarah Jelang Paskah, Sekjen Adat MEE: Negara Jangan Tutup Mata

JAYAPURA, TOMEI.ID | Dalam sunyi yang pecah oleh darah dan ketakutan, tragedi Dogiyai berdarah yang…

5 jam ago

Mahasiswa Uncen Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Dogiyai, Tuntut Aparat Diusut Tuntas

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mahasiswa Universitas Cenderawasih mendesak pengusutan tuntas dugaan pelanggaran HAM di Kabupaten Dogiyai,…

5 jam ago

Gol Telat Boaz di Batakan! Persipura Bekuk Persiba, RD Sebut Kemenangan Penuh Tekanan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan usai…

20 jam ago

Boaz di Detik Terakhir, Persipura Bungkam Batakan dan Amankan Tiga Poin

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura mencuri kemenangan dramatis di kandang Persiba Balikpapan usai menang tipis…

20 jam ago

Kebakaran Hebat Luluhlantakkan 14 Ruko di Wamena, Kerugian Ditaksir Capai Rp7 Miliar

WAMENA, TOMEI.ID | Kebakaran besar melanda kawasan pertokoan di Jalan Irian, Wamena, Sabtu (4/4/2026) pagi.…

22 jam ago

Mahasiswa Papua di Bandung Keluarkan Pernyataan Keras: “Dogiyai Berdarah Bukti Negara Gagal Lindungi Warga Sipil”

BANDUNG, TOMEI.ID | Aliansi mahasiswa Papua yang tergabung dalam IPMANAPANDODE Bandung (Nabire, Paniai, Dogiyai, dan…

1 hari ago