Berita

Pemuda Katolik KOMDA Papua Tengah Kukuhkan Pengurus Komcab Dogiyai Periode 2024–2027

DOGIYAI, TOMEI.ID | Nuansa sukacita dan semangat pengabdian memenuhi Aula SMP YPPK Moanemani ketika KOMDA Papua Tengah mengukuhkan Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Dogiyai masa tugas 2024–2027, Jumat (14/11/2025).

Prosesi pelantikan dan pemberkatan dipimpin langsung oleh jajaran KOMDA Papua Tengah, disaksikan Asisten III Bupati Dogiyai serta Pastor Moderator, P. Benyamin Magai, Pr., yang memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan pelayanan organisasi.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Pemuda Katolik sebagai simbol komitmen kebangsaan dan identitas organisasi. Sejumlah perwakilan OKP dan lembaga daerah termasuk APINDO, KNPI, dan KONI Dogiyai hadir memperkuat dukungan lintas komunitas terhadap Pemuda Katolik Dogiyai.

Ketua KOMDA Papua Tengah, Tino Mote, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kepengurusan anyar untuk bekerja lebih progresif dan responsif.

“Pengurus baru harus tampil aktif, membaca persoalan masyarakat secara jeli, dan memberi masukan konstruktif kepada pemerintah agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” tegasnya.

Wakil Ketua Pemuda Katolik Komcab Dogiyai, Osea Petege, menggarisbawahi perlunya penguatan kerja lapangan dan tata kelola organisasi.

“Setiap bidang wajib turun langsung ke lapangan, mengumpulkan data otentik, dan berkolaborasi dengan dinas terkait agar program pemerintah berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Osea juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Dogiyai atas dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Selain pelantikan, kegiatan ini dirangkai dengan Masa Penerimaan Anggota (MAPENTA) yang diikuti lebih dari 70 peserta. Antusiasme peserta menunjukkan kuatnya komitmen generasi muda Katolik Dogiyai dalam memperkuat kaderisasi dan memperluas gerakan pelayanan di tingkat lokal. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

10 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

10 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

10 jam ago

Frant Rakyat Bergerak Seruhkan Aksi Mogok di Nabire, Bakal Angkat Isu Freeport, Otsus, dan MRP

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Front Rakyat Bergerak menyerukan aksi demonstrasi…

1 hari ago

Honai Tak Boleh Sunyi: Seruan Menyelamatkan Budaya Aplim Apom

JAYAPURA, TOMEI.ID | Di tengah laju zaman yang terus bergerak, budaya leluhur orang Aplim Apom…

1 hari ago

Jumat Agung di Tanah Luka: Salib Kristus dan Jeritan Papua

WAMENA, TOMEI.ID | Jumat Agung seharusnya menjadi ruang hening untuk mengenang penderitaan Yesus Kristus. Namun…

1 hari ago