Berita

Peran Krusial Tokoh Agama dalam Layanan Kesehatan Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menghelat pelatihan keluarga sehat dan peran serta tokoh agama dalam pelayanan kesehatan se-Provinsi Papua Tengah di Aula Gereja Tabernakel, Nabire, berlangsung dari tanggal 8 hingga 12 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala OPD, kepala biro, anggota forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, serta tenaga kesehatan dari delapan kabupaten se-Papua Tengah.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik & Hukum Provinsi Papua Tengah, Marthen Ukago, mewakili Gubernur dalam sambutannya menekankan kesehatan adalah harta berharga yang mencakup fisik, mental, dan sosial.

baca juga: Perayaan Natal DWP Papua Tengah Fokus Penguatan Iman dan Ketahanan Keluarga

“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat yang merata, berkualitas, dan sudah diakses oleh seluruh masyarakat. Namun kita juga menyadari bahwa kesehatan dibidang kesehatan tidak dicapai oleh pemerintah saja, melainkan melalui partisipasi semua pihak diantaranya tokoh agama,” ungkap Ukago.

Ukago menekankan kepada tokoh agama memegang peranan penting sebagai panutan dan memiliki pengaruh kuat dalam membentuk karakter dan perilaku umat.

Ajaran agama mengajarkan tentang kebersihan, menjauhi hal-hal yang merusak tubuh, serta menjaga kesehatan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

baca juga: TNI AD Manunggal Air Bersih Diresmikan di Nabire, Gubernur Papua Tengah: Ini Berkat bagi Masyarakat

“Oleh karena itu, pesan-pesan kesehatan yang disampaikan melalui mimbar gereja, khotbah, majelis taklim, dan berbagai forum keagamaan memiliki daya jangkau dan daya pengaruh yang lebih dalam dibandingkan penyuluhan formal,” katanya.

Fokus utama kegiatan ini adalah keluarga sehat. Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat sekaligus pondasi bangsa; keluarga yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan unggul.

Marthen Ukago mengajak para tokoh agama untuk berkolaborasi dalam program-program prioritas kesehatan Pemprov Papua Tengah. Kolaborasi ini mencakup penyisipan edukasi gizi seimbang, sanitasi layak, dan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan dalam setiap khotbah pernikahan, bimbingan pranikah, dan pertemuan ibu-ibu untuk pencegahan stunting.

Selain itu, peran tokoh agama diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendampingi umat menghadapi tekanan hidup. Fokus ini diarahkan pada peningkatan kesehatan mental dan spiritual, pemberian dukungan psikologis, serta pencegahan masalah sosial krusial seperti penyalahgunaan narkoba.

Terakhir, Ukago menekankan pentingnya peran serta tokoh agama dalam menyukseskan program vaksinasi dan imunisasi. Para tokoh agama diminta meluruskan disinformasi yang beredar, memberikan pemahaman yang benar, dan menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit adalah bagian fundamental dari ajaran agama untuk menjaga diri dan sesama.

“Jadikan rumah ibadah sebagai Pusat penyebaran nilai-nilai kesehatan, kebaikan, dan kasih bagi masyarakat,” pesan Ukago.

Ukago juga menyampaikan tantangan spesifik di daerah pedalaman Papua Tengah, di mana ada penyakit-penyakit keturunan yang menyebabkan kepunahan marga tertentu.

“Marilah kita membawa mereka kepada Tuhan, kita berkolaborasi dengan tenaga kesehatan yang ada untuk kita bisa membawa mereka supaya di atas sana ini maka itu tetap dia berjaya,” ujarnya, menekankan pentingnya persatuan antar denominasi gereja untuk membangun Papua Tengah.

Dengan demikian, di akhir penutupannya, kegiatan peran serta tokoh agama dalam layanan kesehatan masyarakat dan keluarga berencana secara resmi dinyatakan dibuka. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Jeckson Adii Lantik Pengurus KNPB Sektor Sihupa, Soroti Arah Perjuangan Politik Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Ketua I Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Nabire, Jeckson…

6 jam ago

Di Balik Kata dan Seruan ‘Jangan Korbankan Warga Sipil’

Oleh: Sebedeus G Mote Epilog Jangan korbankan warga sipil’ kalimat ini sering diungkapkan secara spontan…

7 jam ago

KLB Campak di Manokwari, Dinkes Kejar Target Imunisasi 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendorong perluasan informasi kepada masyarakat untuk…

10 jam ago

Buka Baptis Cup 2026, Yanius Telenggen Tekankan Persatuan Pemuda Gereja

WAMENA, TOMEI.ID | Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan, Yanius Telenggen, menekankan pentingnya persatuan dan…

11 jam ago

Luka Fisik Bisa Sembuh, Bagaimana dengan Psikis?

Penulis: Yohanes Gobai Abang, sa tadi itu kepala sakit sekali.” “Maksudnya bagaimana?” “Tadi saat memberikan…

12 jam ago

Intelektual Dogiyai Minta Polres Kedepankan Prosedur dan Pendekatan Humanis dalam Sweeping di Mauwa

DOGIYAI, TOMEI.ID | Intelektual Dogiyai, Fransiskus Yobee, meminta Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai mengedepankan prosedur hukum,…

1 hari ago