Berita

Persigubin Pegunungan Bintang Bidik 32 Besar Liga 4 Nasional

JAYAPURA, TOMEI.ID| Satu langkah lagi menuju sejarah. Persigubin Pegunungan Bintang, mewakili kawasan Pegunungan Papua, bersiap menghadapi laga penentuan melawan Persemal Malinau dalam babak 64 besar Liga 4 Nasional 2024/2025.

Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, pada Sabtu, 26 April 2025, pukul 15.00 WITA.

Persigubin saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan empat poin [angka] yang sama dengan pemuncak grup, Persebata Lembata, yang unggul selisih gol. Hasil imbang cukup untuk mengantar tim berjuluk Bintang Pegunungan itu melaju ke babak 32 besar. Namun, tim memilih untuk tidak bermain aman. Target mereka jelas, menang.

“Kami datang jauh dari Pegunungan Bintang dengan satu misi: menunjukkan bahwa talenta Papua bisa bersinar di panggung nasional. Anak-anak siap, mental mereka teruji. Kami tidak bermain untuk imbang, kami bermain untuk menang,” tegas pelatih kepala Persigubin, Agung D. Atmojo, dalam sesi konferensi pers yang dirilis melalui akun Instagram resmi klub.

Pelatih asal Jawa Tengah itu juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Papua, khususnya dari Kabupaten Pegunungan Bintang, turut memberi dukungan penuh demi membakar semangat juang para pemain muda yang membawa harapan daerah.

Di sisi lain, Persemal Malinau, wakil Kalimantan Utara, datang dengan motivasi tinggi. Ini adalah laga hidup-mati bagi mereka untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya. Tim asal wilayah perbatasan ini dikenal dengan kekuatan fisik dan daya juang tinggi, menjadikan mereka lawan yang patut diwaspadai.

Laga ini diprediksi berlangsung sengit. Persigubin mengusung gaya bermain cepat dan eksplosif khas Papua, sementara Persemal mengandalkan kolektivitas dan kekuatan lini tengah sebagai senjata utama mereka.

Jika mampu mengamankan poin di laga ini, Persigubin akan mencetak sejarah sebagai klub dari Pegunungan Papua yang menembus babak gugur Liga 4 Nasional. Prestasi ini akan menjadi capaian monumental bukan hanya bagi klub, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan sepak bola dari wilayah Pegunungan Papua, yang sebelumnya dikenal melalui nama besar Persiwa Wamena.

Lebih dari sekadar pertandingan, laga ini merepresentasikan perjuangan daerah yang selama ini berada di pinggiran arus utama. Ini adalah ekspresi kebanggaan identitas lokal dan harapan besar masyarakat Pegunungan Bintang untuk melihat bendera mereka berkibar di panggung sepak bola nasional.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

4 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

5 jam ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

7 jam ago

Mantan Ketua BEM Universitas Baliem Papua Serukan Penolakan Eksploitasi Tanah dan Budaya Papua Pegunungan

WAMENA, TOMEI.ID | Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Baliem Papua, Aleanus Yogomaid, menyampaikan…

10 jam ago

Mahasiswa Pegunungan Tengah Gelar Aksi Damai di Manokwari, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Kota Studi Manokwari bersama Gerakan Pelajar dan…

10 jam ago

Bantuan 2 Ton Beras Disalurkan untuk Pengungsi Konflik di Wamena, Dinsos Papua Pegunungan Minta Warga Jaga Perdamaian

WAMENA, TOMEI.ID | Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan bersama Yayasan…

10 jam ago