Berita

Persipura Fokus Laga Play Off, Owen Rahadiyan: Target Masih di Tangan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, menegaskan timnya tetap fokus menghadapi setiap pertandingan tanpa terdistraksi oleh faktor di luar lapangan, jelang fase penentuan play off Pegadaian Championship 2025/2026.

Pernyataan itu disampaikannya usai Persipura mengalahkan Persiku Kudus dengan skor 2-0 pada laga pekan ke-27 di Stadion Lukas Enembe, Dentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Menurut Owen, kunci utama bagi skuad Mutiara Hitam adalah menjalankan peran secara maksimal di dalam lapangan.

“Yang penting kita fokus dan lakukan apa yang kita bisa. Itu nomor satu,” ujar Owen kepada awak media.

Ia menambahkan, situasi kompetisi yang semakin ketat menuntut seluruh elemen tim untuk tetap menjaga konsistensi dan tidak terpengaruh dinamika eksternal.

Selain membahas performa tim, Owen juga menyinggung pemilihan Asprov PSSI Papua. Ia menilai sejumlah kandidat yang muncul memiliki kualitas dan kapasitas masing-masing.

“Saya lihat ada beberapa tokoh yang muncul. Menurut saya mereka semua istimewa, punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Siapapun yang terpilih, saya yakin itu jadi berkat untuk Papua dan Persipura,” jelasnya.

Di sisi manajemen, Persipura tengah mengkaji skema harga tiket untuk laga mendatang, termasuk opsi pemberlakuan tarif khusus bagi lansia dan pelajar. Namun kebijakan itu masih dalam tahap pembahasan karena mempertimbangkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sistem penjualan melalui reseller.

Terkait kapasitas stadion, Owen menyebut Stadion Lukas Enembe mampu menampung sekitar 40 ribu penonton. Meski demikian, pembatasan tetap diberlakukan demi alasan keselamatan.

“Kita batasi maksimal sekitar 34 ribu penonton untuk alasan keselamatan,” katanya.

Antusiasme suporter juga mendapat apresiasi tinggi dari manajemen. Dalam pertandingan terakhir, sekitar 32 ribu penonton hadir langsung memberikan dukungan.

“Ini sejarah bagi Persipura. Terima kasih kepada panitia pelaksana dan semua pihak karena pertandingan berjalan aman,” ungkapnya.

Mengenai kondisi tim, Owen mengaku memiliki perasaan campur aduk namun tetap optimistis. Ia berharap Persipura dapat kembali promosi ke Liga 1, meskipun ada tim Papua lain yang berpotensi terdegradasi.

“Saya senang kalau Persipura naik, tapi juga sedih kalau ada tim Papua yang turun. Harapan saya semua bisa tetap ada di Liga 1,” ucapnya.

Manajemen, lanjut Owen, telah menyiapkan bonus bagi pemain yang bersumber dari sponsor hingga dukungan pribadi, termasuk kontribusi pemerintah daerah.

“Bonus sudah kita siapkan dan dicairkan bertahap. Yang penting pemain fokus menang, bukan soal naik atau tidak,” jelasnya.

Dalam empat laga terakhir, Owen menilai hasil yang diraih tim belum sepenuhnya menentukan peluang promosi karena masih bergantung pada hasil tim lain. Meski begitu, ia mengapresiasi kerja keras pemain yang mampu bangkit dari zona play-off degradasi.

“Dengan waktu singkat, kerja keras pemain, dukungan masyarakat, media, dan doa semua pihak, kita bisa sampai di posisi sekarang,” katanya.

Saat ini, peluang Persipura untuk promosi masih terbuka lebar. Owen menegaskan target tim tetap berada dalam kendali.

“Target kita masih di tangan, belum hilang. Tinggal bagaimana kita fokus dalam tujuh hari ke depan,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Cegah Dugaan Penyebaran Campak, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim Investigasi ke Kampung Modio Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah menurunkan tim investigasi ke Kampung Modio,…

4 jam ago

Nobar Final Bola Gembira Meriahkan HUT Ke-4 Papua Tengah, Pemprov Genjot Perputaran Ekonomi UMKM

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final Bola…

5 jam ago

Solidaritas Merauke Desak Pemerintah Hentikan Proyek PSN Industri Pertahanan di Wanam, Nilai Langgar Hak Masyarakat Adat

JAKARTA, TOMEI.ID | Koalisi organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas Merauke mendesak pemerintah meninjau…

8 jam ago

Gembala Yonas Nambagani dan Tiga Warga Sipil Diklaim Ditangkap Aparat di Intan Jaya, Keberadaan Belum Diketahui

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komite Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS…

8 jam ago

BREAKING NEWS: Warga Sipil dan Kepala Kampung di Sugapa Dilaporkan Ditangkap Aparat

INTAN JAYA, TOMEI.ID | Sejumlah warga sipil, termasuk seorang kepala kampung di Kampung Jalai, Distrik…

10 jam ago

Komnas HAM Temukan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Kematian Okto Tigau dan Markina Sondegau di Intan Jaya

JAKARTA, TOMEI.ID | Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan dugaan pelanggaran hak asasi…

18 jam ago