Persipura Obati Kerinduan Publik Sorong, Stadion Bawela Bergemuruh

oleh -1056 Dilihat
Suasana Stadion Bawela, Kota Sorong, Papua Barat Daya, dipadati ribuan penonton saat laga eksebisi Persipura Jayapura menghadapi Sorong Raya FC, Minggu (8/2/2026). Kedua tim terlihat bersiap di tengah lapangan sebelum kick-off, di tengah antusiasme publik yang membuncah menyambut kehadiran Mutiara Hitam di Sorong. [Foto: Media official Persipura for tomei.id].

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kerinduan panjang masyarakat Sorong terhadap Persipura Jayapura akhirnya terbayar. Stadion Bawela, Kota Sorong, Papua Barat Daya, bergemuruh oleh ribuan penonton yang memadati tribun saat Persipura melakoni laga eksebisi menghadapi Sorong Raya FC, Minggu (8/2/2026).

Laga ini menjadi bagian dari agenda tur Persipura Jayapura di Tanah Papua, khususnya di luar Kota Jayapura, sebagai upaya mendekatkan tim berjuluk Mutiara Hitam dengan basis pendukungnya di wilayah-wilayah yang selama ini hanya menyaksikan tim kebanggaan mereka melalui layar kaca.

banner 728x90

Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer stadion langsung membara. Sorak-sorai penonton menggema tanpa henti, meneriakkan nama-nama legenda dan pemain Persipura seperti “Kaka Boaz”, “Kaka Pahabol”, “Kaka Ruben”, hingga chant “Persipura” dan “Mutiara Hitam” yang mengiringi jalannya pertandingan.

Untuk menjawab antusiasme publik, Persipura Jayapura menurunkan hampir seluruh pemain dari skuad utama. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat Sorong dan warga Papua yang selama ini merindukan kehadiran langsung Persipura di tanah mereka.

Pertandingan berlangsung dalam tempo santai namun tetap atraktif. Persipura tampil dominan sepanjang laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sorong Raya FC.

Lebih dari sekadar pertandingan, laga eksebisi ini juga dinilai sebagai ruang motivasi bagi generasi muda Papua yang memiliki bakat alami di sepak bola. Harapannya, dari Sorong dan wilayah sekitarnya akan lahir penerus-penerus Boaz Solossa, yang pada musim 2025/2026 menjalani musim terakhirnya sebagai pesepak bola profesional.

Laga tersebut digelar atas kerja sama Persipura Jayapura dan PT Cendrawasih Karsa, sebagai bagian dari persiapan tim menjelang putaran ketiga Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026.

General Manager Operasional PT Cendrawasih Karsa, Chairul Basalamah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Sorong yang dinilainya melampaui ekspektasi.

“Kehadiran kami hari ini adalah langkah awal Persipura datang ke Sorong. Harapannya kami bisa kembali lagi ke kota ini. Terima kasih atas antusiasme luar biasa dari masyarakat. Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan,” ujar Chairul.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa laga eksebisi ini harus menjadi pintu pembuka bagi lahirnya talenta-talenta lokal Sorong yang mampu menembus Persipura Jayapura.

“Atas nama tuan rumah, kami mengucapkan selamat datang kepada Persipura Jayapura di Kota Sorong. Harapan kami, dari laga ini akan muncul anak-anak Sorong yang kelak bisa bergabung dan membela Persipura,” kata Elisa Kambu.

Pertandingan ditutup dengan tepuk tangan meriah, sesi foto bersama, serta ekspresi haru penonton, menjadi penanda kuatnya ikatan emosional dan doa kerinduan masyarakat Papua agar Persipura Jayapura segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. [*].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.