Berita

Persipura Obati Kerinduan Publik Sorong, Stadion Bawela Bergemuruh

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kerinduan panjang masyarakat Sorong terhadap Persipura Jayapura akhirnya terbayar. Stadion Bawela, Kota Sorong, Papua Barat Daya, bergemuruh oleh ribuan penonton yang memadati tribun saat Persipura melakoni laga eksebisi menghadapi Sorong Raya FC, Minggu (8/2/2026).

Laga ini menjadi bagian dari agenda tur Persipura Jayapura di Tanah Papua, khususnya di luar Kota Jayapura, sebagai upaya mendekatkan tim berjuluk Mutiara Hitam dengan basis pendukungnya di wilayah-wilayah yang selama ini hanya menyaksikan tim kebanggaan mereka melalui layar kaca.

Sejak peluit awal dibunyikan, atmosfer stadion langsung membara. Sorak-sorai penonton menggema tanpa henti, meneriakkan nama-nama legenda dan pemain Persipura seperti “Kaka Boaz”, “Kaka Pahabol”, “Kaka Ruben”, hingga chant “Persipura” dan “Mutiara Hitam” yang mengiringi jalannya pertandingan.

Untuk menjawab antusiasme publik, Persipura Jayapura menurunkan hampir seluruh pemain dari skuad utama. Langkah ini menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat Sorong dan warga Papua yang selama ini merindukan kehadiran langsung Persipura di tanah mereka.

Pertandingan berlangsung dalam tempo santai namun tetap atraktif. Persipura tampil dominan sepanjang laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sorong Raya FC.

Lebih dari sekadar pertandingan, laga eksebisi ini juga dinilai sebagai ruang motivasi bagi generasi muda Papua yang memiliki bakat alami di sepak bola. Harapannya, dari Sorong dan wilayah sekitarnya akan lahir penerus-penerus Boaz Solossa, yang pada musim 2025/2026 menjalani musim terakhirnya sebagai pesepak bola profesional.

Laga tersebut digelar atas kerja sama Persipura Jayapura dan PT Cendrawasih Karsa, sebagai bagian dari persiapan tim menjelang putaran ketiga Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026.

General Manager Operasional PT Cendrawasih Karsa, Chairul Basalamah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Sorong yang dinilainya melampaui ekspektasi.

“Kehadiran kami hari ini adalah langkah awal Persipura datang ke Sorong. Harapannya kami bisa kembali lagi ke kota ini. Terima kasih atas antusiasme luar biasa dari masyarakat. Kami mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan,” ujar Chairul.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa laga eksebisi ini harus menjadi pintu pembuka bagi lahirnya talenta-talenta lokal Sorong yang mampu menembus Persipura Jayapura.

“Atas nama tuan rumah, kami mengucapkan selamat datang kepada Persipura Jayapura di Kota Sorong. Harapan kami, dari laga ini akan muncul anak-anak Sorong yang kelak bisa bergabung dan membela Persipura,” kata Elisa Kambu.

Pertandingan ditutup dengan tepuk tangan meriah, sesi foto bersama, serta ekspresi haru penonton, menjadi penanda kuatnya ikatan emosional dan doa kerinduan masyarakat Papua agar Persipura Jayapura segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

447 Nakes dan 27 Dokter Spesialis Masih Kurang, Papua Tengah Genjot Perang Besar Sektor Kesehatan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mengungkap krisis serius sektor kesehatan setelah ditemukan…

2 jam ago

Gubernur Papua Tengah Bongkar Krisis Tenaga Kesehatan: Pelayanan Tidak Bisa Dibangun dengan Cara Biasa

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa krisis tenaga kesehatan dan ketimpangan…

3 jam ago

Gubernur Papua Dorong Perang Konektivitas di Kepulauan Yapen, 42 Titik Starlink Resmi Diserahkan

SERUI, TOMEI.ID | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, terus menggenjot pemerataan konektivitas digital hingga wilayah…

3 jam ago

Gubernur Papua Genjot Stabilitas Harga, Gerakan Pangan Murah Jadi Tameng Ekonomi Rakyat

JAYAPURA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus melakukan langkah nyata untuk menjaga daya beli…

3 jam ago

36 Hari Bertahan dengan Peluru di Dada, Aliko Walia Akhirnya Meninggal di RSUD Mulia

NABIRE, TOMEI.ID | Duka kembali menyelimuti Papua Tengah. Aliko Walia, bocah asal Distrik Kembru yang…

3 jam ago

KNPB Tuding Aparat Kriminalisasi Aktivis Sipil di Yahukimo, Kone Kobak Bebas dari Tahanan

DEKAI, TOMEI.ID | Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW-KNPB) Yahukimo mengecam penangkapan terhadap…

3 jam ago