JAYAPURA, TOMEI.ID | Persaingan papan atas Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026 Grup B, Wilayah Timur semakin memanas usai rangkaian laga pekan ke-24 yang digelar Sabtu (12/4/2026).
Persipura Jayapura gagal memanfaatkan laga kandang setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Persela Lamongan di Stadion Lukas Enembe. Hasil ini memperketat perebutan posisi puncak klasemen yang kini semakin kompetitif.
Di laga lain, Barito Putera sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman di Banjarmasin, hasil yang langsung mengubah peta persaingan di papan atas.
Klasemen Kian Ketat
Tambahan satu poin membuat Persipura harus turun ke posisi ketiga dengan koleksi 47 poin. Barito Putera naik ke peringkat kedua dengan 48 poin, sementara PSS Sleman masih memimpin klasemen dengan 49 poin.
Selisih poin yang sangat tipis membuat perebutan posisi juara dan runner-up Grup B semakin terbuka. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, setiap laga menjadi penentu nasib tim dalam perburuan tiket promosi ke kasta tertinggi.
Penalti Gagal, Momentum Hilang
Persipura sebenarnya memiliki peluang emas untuk mengunci kemenangan, terutama di awal babak kedua. Peluang itu datang setelah Victor Mansaray dilanggar di dalam kotak penalti.
Wasit menunjuk titik putih dan Williams Lugo maju sebagai algojo pada menit ke-50. Namun, eksekusi pemain asal Venezuela tersebut gagal berbuah gol setelah ditepis kiper Persela, Rafli Mahreza.
Kegagalan penalti itu menjadi momen krusial yang menggagalkan Persipura meraih tiga poin di kandang sendiri.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, mengakui hasil tersebut membuat timnya berada dalam tekanan pada sisa kompetisi.
“Dengan tiga laga tersisa, tentu target kami sapu bersih. Tapi hasil hari ini belum sesuai harapan, dan kami harus melihat hasil tim lain juga,” ujarnya.
Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya serta permainan disiplin yang ditunjukkan Persela sepanjang laga.
Terkait kegagalan penalti, Rahmad menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika sepak bola.
“Penalti itu tidak mudah. Pemain kelas dunia pun pernah gagal. Yang penting bagaimana kita bangkit ke depan,” tegasnya.
Tiga Laga Penentuan
Dengan persaingan yang semakin ketat, peluang menjadi juara Grup B masih terbuka bagi Persipura, Barito Putera, maupun PSS Sleman. Namun, konsistensi di tiga laga tersisa akan menjadi faktor penentu.
Persipura kini dituntut tampil tanpa cela jika ingin kembali merebut posisi puncak—demi mengamankan tiket promosi langsung atau setidaknya finis di posisi runner-up untuk melaju ke babak play-off promosi.
Atmosfer kompetisi yang kian panas memastikan bahwa setiap poin menjadi sangat berharga dalam penentuan akhir musim Liga 2. [*].
WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui Ketua DPW PKB Papua Pegunungan, Asis Lani,…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Kabar duka datang dari dunia pendidikan dan filsafat. Pastor Nico Dister OFM,…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov)Papua Tengah, melalui Gubernur Meki Nawipa, yang diwakili oleh Marten…
WAMENA, TOMEI.ID | Suasana penuh sukacita mewarnai ibadah perdana gabungan Pemuda dan Sekolah Minggu dari…
WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Papua Pegunungan menyatakan…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Ringroad, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura,…