Berita

PFA Cari Bakat 2026 Keliling 6 Provinsi, Bidik Talenta Sepak Bola Muda Papua untuk Level Nasional

TIMIKA, TOMEI.ID | Papua Football Academy (PFA) kembali menggulirkan program pencarian bakat tahunan “PFA Cari Bakat 2026” dengan menyisir enam provinsi di Tanah Papua guna menjaring talenta sepak bola muda potensial dari berbagai daerah.

Program ini akan berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026, dengan jangkauan wilayah meliputi Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan.

Direktur Akademi PFA, Wolfgang Pikal, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar seleksi, tetapi menjadi pintu masuk pembinaan jangka panjang bagi generasi muda Papua menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“PFA Cari Bakat 2026 bertujuan menjaring talenta muda terbaik dari berbagai daerah sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk mengasah kemampuan di bawah bimbingan pelatih profesional dan berkompetisi di level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta yang dapat mengikuti seleksi adalah anak-anak kelahiran tahun 2013 atau berusia 13 tahun pada 2026, dengan sejumlah kriteria utama seperti disiplin tinggi, motivasi kuat, kondisi fisik yang sehat, prestasi akademik yang baik, serta postur tubuh yang mendukung sebagai nilai tambah.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh beasiswa penuh dan menjalani pembinaan terpadu di markas PFA yang berlokasi di Mimika Sport Complex (MSC), fasilitas olahraga modern yang dibangun oleh PT Freeport Indonesia di Timika, Papua Tengah.

Manager Sport Management Sustainable Development Division PTFI, Janjai Adii, mengapresiasi langkah proaktif PFA yang turun langsung ke daerah untuk menjangkau talenta muda hingga ke pelosok Papua.

“Kami berharap PFA Cari Bakat bukan hanya sekadar proses rekrutmen, tetapi menjadi jembatan untuk menemukan dan mengembangkan bakat sepak bola usia muda dari berbagai wilayah di Tanah Papua,” katanya.

Menurut Wolfgang, antusiasme terhadap program ini terus meningkat, baik dari pelatih maupun orang tua, yang melihat PFA sebagai jalur strategis bagi anak-anak Papua untuk berkembang di dunia sepak bola profesional.

Ia optimistis proses pencarian di 19 kota dan kabupaten akan melahirkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

“Saya optimistis akan menemukan talenta kelahiran 2013 yang berpotensi. Terima kasih untuk semua pelatih dan orang tua. Good luck anak-anak! Mari mengukir prestasi bersama PFA. Dari tanah Papua untuk Indonesia,” ujarnya.

Tahapan seleksi akan dilaksanakan di stadion atau lapangan sepak bola yang telah ditentukan di masing-masing daerah. Informasi detail terkait jadwal dan lokasi akan diumumkan secara resmi melalui media sosial PFA serta bekerja sama dengan PSSI dan pemerintah daerah setempat.

Sebagai informasi, Papua Football Academy merupakan bagian dari komitmen investasi sosial PT Freeport Indonesia dalam pengembangan sepak bola Papua, dengan fokus pada pembinaan talenta muda secara menyeluruh, mencakup aspek teknik, pendidikan, karakter, dan kesehatan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

1 hari ago

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

1 hari ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

1 hari ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

1 hari ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

1 hari ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

1 hari ago