Berita

PGGS Inisiasi Natal Perdana Mahasiswa se-Jayapura, Tekankan Sinergi Strategis Gereja dan Kampus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Perayaan Natal Mahasiswa Kristen se-Kota Jayapura untuk pertama kalinya digelar di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Rabu (10/12/2025) malam.

Acara yang dihadiri ribuan mahasiswa dari berbagai kampus ini diprakarsai oleh Persekutuan Gereja-gereja se-Kota Jayapura (PGGS) bersama mahasiswa Kristen.

Ibadah mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Generasi yang Berdampak bagi Kota untuk Kemuliaan Tuhan,” menghadirkan pembicara Pdt. Pdt. Lipiyus Biniluk, M.Th, dan Ketua Umum PGGS, Pdt. Isak Samuel Deda.

Ketua Panitia Natal, Pastor Mena Robert Satya, yang juga Gembala Jemaat Victory Outreach Center Papua, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kerinduan PGGS untuk membangun sinergi nyata antara gereja dan mahasiswa.

“Ini pertama kali Natal mahasiswa sekota dilaksanakan. Kami melihat gereja harus bangkit dan bersinergi dengan mahasiswa Kristen,” ujar Pastor Mena kepada tomei.id, Rabu (10/12/2025).

PGGS berencana memperluas kerja sama hingga ke tingkat pelajar dan kampus, dengan agenda pertemuan bersama ketua-ketua Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) di seluruh kampus pada tahun depan. PGGS juga tengah menyiapkan Konferensi Guru-guru Sekolah Minggu se-Kota Jayapura pada Januari 2026.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhri, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Benony Mano, mengapresiasi penyelenggaraan acara ini. Dalam sambutannya, Mano menekankan peran mahasiswa sebagai generasi strategis dalam pembangunan Papua.

“Tema Natal ini mengingatkan bahwa Allah hadir memulihkan dan menguatkan setiap keluarga, termasuk keluarga besar mahasiswa Papua,” kata Mano.

Dirinya berharap mahasiswa menjadi agen perubahan yang membawa terang dan inspirasi bagi kota, sejalan dengan visi Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif.

“Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral dan intelektual untuk mendorong perubahan positif,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ketua Umum PGGS, Pdt. Ishak Samuel Deda, menegaskan bahwa mahasiswa memegang peran penting dalam masa depan Papua, terutama setelah pemekaran menjadi enam provinsi.

“Provinsi-provinsi baru ini harus diisi orang-orang berkualitas dalam pengetahuan dan iman,” kata Deda.

Pendeta Deda juga menekankan pentingnya karakter mahasiswa yang beradab dalam menyampaikan aspirasi.

“Mahasiswa boleh menyampaikan pendapat, tetapi tidak boleh bakar, tidak boleh bikin rusuh. Kita tunjukkan bahwa mahasiswa Papua itu berbudaya dan menghargai orang lain,” jelasnya.

Menurut PGGS, kegiatan lintas gereja dan mahasiswa ini menjadi langkah awal untuk membangun generasi muda Papua yang beriman, berilmu, dan mampu menjaga kedamaian kota.

Perayaan Natal ditutup dengan ibadah, pujian, doa, serta pembagian 4.500 kotak konsumsi bagi ribuan mahasiswa yang hadir. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dari Buku ke Diskusi, IPM-IDAKI Gerakkan Budaya Literasi di Kampung Harapan

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa/Mahasiswi Idadagi Kigamani (IPM-IDAKI) kembali menggelar kegiatan Lapak Baca…

4 jam ago

Kurikulum Harus Berakar pada Kehidupan Anak, Bukan Sekadar Aturan dari Jauh

Oleh: Yudas Degei Pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun ia dilahirkan dan dalam…

15 jam ago

Waket II DPR Papua Tengah Soroti Pendidikan dan Pertanian Usai Peresmian PLTS di Puncak

PUNCAK, TOMEI.ID | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus…

16 jam ago

PT Freeport Indonesia Bawa Talenta Musisi Papua ke Panggung Asian Games 2026

NAGOYA, TOMEI.ID | Musisi asal Papua, Nowela Mikhelia, Bona Pascal, Nobo Idol, dan Boii Soa…

16 jam ago

Geradus Bunai Pimpin GKII Wilayah III Papua Tengah

BOMOMANI, TOMEI.ID | Pendeta Geradus Bunai, M.Th., terpilih sebagai Ketua Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)…

16 jam ago

Listrik Perdana Menyala di Dervos dan Doufo, Meki Nawipa Dorong Pendidikan dan SDM Mamberamo

ILAGA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, meresmikan layanan listrik tenaga surya di…

16 jam ago