Berita

PMKRI Manokwari Perkuat Kaderisasi Lewat POF dan Raker, Tegaskan Arah Gerak Progresif dan Berintegritas

MANOKWARI, TOMEI.ID | PerhimpunMahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Manokwari Sanctus Thomas Villanova menggelar Pekan Orientasi Fungsionaris (POF) dan Rapat Kerja (Raker) sebagai langkah strategis, terukur, dan berkelanjutan dalam memperkuat kaderisasi serta merumuskan arah gerak organisasi ke depan.

Kegiatan bertema “Revitalisasi Pembinaan Menuju Kader Progresif dan Berintegritas” ini dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Katolik Villanova Keuskupan Manokwari-Sorong pada 1–2 Mei 2026, dengan melibatkan fungsionaris dan kader sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.

Pelaksanaan kegiatan bertepatan dengan momentum 1 Mei yang menjadi refleksi historis masuknya Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang dimaknai sebagai ruang evaluasi kritis terhadap perjalanan sejarah dan dinamika sosial di Tanah Papua.

Dalam penguatan kapasitas kader, sejumlah narasumber dihadirkan dengan materi yang bersifat strategis dan aplikatif. Pilatus Logwan menegaskan pentingnya kesadaran kritis kader dalam membaca realitas sosial secara utuh dan bertanggung jawab.

“Seorang kader tidak boleh hanya hadir secara organisatoris, tetapi harus mampu membaca situasi secara kritis, objektif, dan berani mengambil peran dalam perubahan sosial,” tegas Pilatus Logwan.

Sementara itu, Lamek Dowansiba menekankan bahwa kekuatan organisasi terletak pada soliditas tim dan kemampuan membangun jejaring yang luas dan produktif.

“Organisasi yang kuat lahir dari kerja tim yang solid dan jaringan yang terbangun secara strategis. Tanpa itu, gerak organisasi akan stagnan dan kehilangan arah,” ujarnya.

Di sisi lain, Yohanes Ada Lebang menyoroti pentingnya perencanaan berbasis data melalui pendekatan need assessment dan analisis SWOT sebagai fondasi dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran.

“Program kerja tidak boleh disusun secara normatif. Harus berbasis data, kebutuhan riil, serta analisis yang terukur agar output dan dampaknya jelas,” jelas Yohanes Ada Lebang.

Ketua DPC PMKRI Cabang Manokwari, Maria Novita Numut, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan instrumen pembinaan yang substansial sekaligus ruang konsolidasi organisasi dalam memperkuat arah perjuangan kader.

“Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kesadaran kader terhadap sejarah, sekaligus merumuskan langkah konkret dalam menjawab dinamika sosial di Papua,” tegasnya.

Ketua DPC PMKRI Cabang Manokwari juga menekankan bahwa pemahaman terhadap sejarah dan realitas sosial harus menjadi fondasi dalam membangun kader yang visioner, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan.

“PMKRI hadir sebagai ruang kaderisasi yang mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya kritis, tetapi juga memiliki keberanian moral dan kapasitas intelektual dalam membangun masyarakat,” lanjut Maria Novita Numut.

PMKRI Cabang Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan perdamaian dalam setiap gerak organisasi, khususnya di Tanah Papua.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir arah kebijakan organisasi yang lebih terstruktur, terukur, dan implementatif, serta kader yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Gereja dan Tanah Air.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan semangat ideologis PMKRI melalui moto “Religio Omnium Scientiarum Anima” (Agama adalah jiwa segala ilmu pengetahuan) dan “Pro Ecclesia et Patria” (Untuk Gereja dan Tanah Air) sebagai landasan perjuangan organisasi. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

15 Tahun Berjualan dari Jalan ke Jalan, Nurhana Yarinap Kini Buka Toko Rasta Nindy Papua di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Air mata Nurhana Yarinap tak terbendung saat mengenang perjalanan 15 tahun membangun…

6 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan…

6 jam ago

Bahu Jalan dan Trotoar di Jalan Pepera Nabire Alih Fungsi Jadi Lahan Parkir

NABIRE, TOMEI.ID | Bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

7 jam ago

180 Mahasiswa Ikuti Yudisium STAK Nabire, Lulusan Diharapkan Aktif Membangun Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 180 mahasiswa mengikuti yudisium angkatan ke-13 Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK)…

9 jam ago

Lepas Kontingen STG ke Jambi, Meki Nawipa Tekankan Toleransi dan Karakter Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG)…

10 jam ago

Meki Nawipa Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja…

15 jam ago