Berita

Polres Nabire Kerahkan 100 Personel Amankan Festival Media Perdana Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Polres Nabire mengerahkan 100 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Festival Media Perdana Papua Tengah yang digelar di Kabupaten Nabire, Rabu (14/1/2025).

Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, bagi peserta, panitia, dan masyarakat sekitar lokasi

Pelaksana Sementara (Ps) Kepala Bagian Operasi Polres Nabire, AKP Fransiskus Kiatapun, mengatakan pengamanan mencakup seluruh agenda festival, termasuk kegiatan olahraga dan aktivitas publik yang melibatkan banyak peserta.

baca juga: Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah: Hak OAP Sudah Diatur, Masalahnya Tidak Dijalankan

“Sebanyak 100 personel kami kerahkan, terdiri dari 70 personel Polri dan 30 personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” kata AKP Fransiskus Kiatapun kepada awak media.

AKP Fransiskus Kiatapun menjelaskan, dari total personel Polri tersebut, 80 personel berasal dari jajaran Polres Nabire dan Polda Papua Tengah, dengan rincian 23 personel Polres Nabire dan 47 personel Polda Papua Tengah yang diterjunkan langsung di lapangan.

Menurut AKP Fransiskus Kiatapun, hingga hari pertama pelaksanaan festival, seluruh rangkaian kegiatan terpantau berjalan aman dan kondusif tanpa gangguan keamanan yang berarti.

Pengamanan dilakukan sejak pembukaan kegiatan, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara, guna menjamin kelancaran mobilitas peserta serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar area festival.

“Puji syukur, kegiatan festival media hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Pengamanan dapat kami laksanakan secara maksimal, terutama untuk kelancaran arus lalu lintas keluar-masuk lokasi serta aktivitas di dalam area kegiatan,” jelasnya.

AKP Fransiskus Kiatapun berharap situasi kondusif tersebut dapat terus terjaga hingga seluruh rangkaian Festival Media Perdana Papua Tengah resmi berakhir.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung aman dan lancar sampai penutupan, serta memberi dampak positif bagi dunia media Papua,” pungkas. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pantai Cemara Surga Tersembunyi di Nabire yang Jarang Tersentuh Wisatawan

NABIRE, TOMEI.ID | Di balik ramainya aktivitas Kota Nabire, tersimpan satu destinasi alam yang masih…

1 jam ago

SMTK Habakuk Woge Dogiyai Lepas 10 Lulusan, Gereja Papua Didorong Siapkan Pelayan Berpendidikan Tinggi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Habakuk Woge Dogiyai kembali menegaskan komitmennya mencetak…

11 jam ago

Kepala Suku Auye Ancam Tutup Jalan Trans Nabire–Ilaga, Pelaku Tabrak Lari Diminta Segera Menyerahkan Diri

NABIRE, TOMEI.ID | Kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di Jalan Trans Nabire–Ilaga,…

12 jam ago

Kerusuhan Stadion Lukas Enembe: 14 Orang Ditangkap, Puluhan Kendaraan Terbakar, Polisi Lanjutkan Penyelidikan

JAYAPURA, TOMEI.ID | Kerusuhan besar pecah usai laga play-off promosi Liga 1 antara Persipura Jayapura…

12 jam ago

Selpius Bobii Desak Komnas HAM RI Turun ke Dogiyai, Dugaan Intimidasi Saksi RSUD Picu Alarm HAM

DEIYAI, TOMEI.ID | Aktivis hak asasi manusia Papua sekaligus eks tahanan politik, Selpius Bobii, mendesak…

18 jam ago

Brimob Datangi RSUD Dogiyai, Dugaan Intimidasi Saksi Kematian Juventus Edowai Picu Sorotan Publik

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di RSUD Pratama Dogiyai, Papua Tengah, dilaporkan memanas setelah sejumlah personel…

18 jam ago