Berita

Posko Peduli Kemanusiaan NTT di UNIPA Tutup Donasi Uang, Pakaian dan Obat Masih Dibuka

MANOKWARI, TOMEI.ID PAPUA BARAT | Posko Peduli Kemanusiaan untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibuka di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) Manokwari resmi menghentikan penerimaan donasi uang sejak 31 Agustus 2026.

Meski pengumpulan uang telah ditutup, posko masih membuka penerimaan pakaian layak pakai dan obat-obatan bagi masyarakat yang ingin membantu korban bencana di NTT.

Keputusan tersebut disampaikan Yenuson Rumakew dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Papua (UNIPA) saat ditemui di lokasi posko, Manokwari, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, penutupan donasi uang dilakukan setelah target penggalangan dana yang dilakukan melalui aksi turun jalan sebanyak tiga kali dalam sepekan terakhir dinilai telah tercapai.

“Untuk donasi uang sudah kami tutup tanggal 31 kemarin. Tapi untuk pakaian layak pakai hingga obat-obatan masih buka,” ujar Yenuson kepada tomei.id di lokasi posko, Selasa (1/9/2026).

Posko tersebut telah dibuka sejak 23 Agustus 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Dalam pelaksanaannya, BEM UNIPA turut menggandeng sejumlah organisasi kedaerahan dan BEM dari berbagai fakultas.

Namun, Yenuson menegaskan keterlibatan tersebut tidak dilakukan atas nama kelembagaan organisasi, melainkan berdasarkan partisipasi individu.
“Secara organisasi tidak terlibat, kalau secara individu ada,” tegasnya.

Bantuan Non-Tunai Masih Dibutuhkan

Meskipun donasi uang telah dihentikan, masyarakat masih diberikan ruang untuk berpartisipasi melalui bantuan berupa pakaian layak pakai dan obat-obatan.

Menurut Yenuson, bantuan non-tunai tersebut tetap diterima di Sekretariat BEM UNIPA Manokwari hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

BEM UNIPA memastikan seluruh bantuan yang telah terkumpul, baik berupa uang maupun barang, akan disalurkan setelah memperoleh instruksi resmi dari pihak Universitas Papua.

Penyaluran bantuan nantinya dilakukan secara terkoordinasi dengan mempertimbangkan perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Masyarakat yang masih ingin berpartisipasi dapat menyerahkan pakaian layak pakai dan obat-obatan secara langsung ke Sekretariat BEM UNIPA Manokwari. Posko tetap menerima bantuan tersebut hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Polda Papua Tengah Kerahkan Ditreskrimum Usut Penyerangan Anggota Polsek Kamuu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Polda Papua Tengah mengerahkan tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) untuk membantu…

8 menit ago

Perubahan APBD Dogiyai 2026 Diuji: Jangan Besar di Atas Kertas, Kecil Manfaat di Kampung

DOGIYAI, TOMEI.ID | DPRK Dogiyai bersama Pemerintah Kabupaten Dogiyai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang…

34 menit ago

70 Suspek Campak di Manokwari, Mince Wilil Dorong Respons Cepat dan ORI 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, menekankan…

5 jam ago

Macuan Perkuat Respons KLB Campak, ORI Ditargetkan Capai 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | Puskesmas Macuan, Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat kesiapan penanggulangan…

5 jam ago

Fahutan UNIPA Perkuat Kolaborasi Indonesia–Australia, Kebakaran Hutan Dibahas dalam Perspektif Terpadu

MANOKWARI, TOMEI.ID | Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Fahutan UNIPA) memperkuat ruang akademik dan kolaborasi internasional…

5 jam ago

UNIPA Bahas Pengelolaan Kebakaran Terpadu, Indonesia–Australia Perkuat Ketahanan Iklim Papua

MANOKWARI, TOMEI.ID | Pengelolaan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia mulai diarahkan pada pendekatan terpadu…

9 jam ago