Berita

Program Gubernur Meki Nawipa Dinilai Melahirkan Generasi Papua Tengah Emas

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua II DPRD Provinsi Papua Tengah, Petrus Izaach Suripatty, mengapresiasi komitmen Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur, Deinas Geley, dalam mendorong program-program strategis di bidang pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Suripatty menilai, arah kebijakan pendidikan yang dijalankan pemerintah provinsi memiliki potensi besar untuk membentuk kualitas generasi muda Papua Tengah yang unggul, sehat, dan berdaya saing di masa depan serta berkarakter dan berintegritas kuat.

baca juga: Rektor USWIM: Kebijakan Pendidikan Gratis Papua Tengah Sudah Dirasakan Mahasiswa

“Program pendidikan dari Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley akan melahirkan generasi Papua Tengah Emas yang berdaya saing nasional dan global,” ujar Suripatty melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/1/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menyebut sejumlah program unggulan, antara lain Sekolah Sepanjang Hari (SSH), pembiayaan pendidikan gratis, bantuan beasiswa, kerja sama pengembangan sekolah berkualitas, serta program Makan Bergizi (MBG), sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak-anak Papua Tengah.

Menurutnya, program-program tersebut tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi strategi jangka panjang dalam menciptakan SDM Papua Tengah yang siap melanjutkan pembangunan daerah secara berkelanjutan dan berkeadilan sosial.

Suripatty menambahkan, kebijakan pendidikan yang digulirkan pemerintah provinsi sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Semua program Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan bagian dari realisasi Asta Cita Presiden. Ini menjadi alat strategis untuk menyiapkan generasi Papua Tengah Emas sebagai pelanjut estafet kepemimpinan di masa depan,” katanya.

Suripatty menegaskan, fokus pemerintah daerah pada sektor pendidikan merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan manusia (human investment) yang manfaatnya akan dirasakan lintas generasi di Papua Tengah ke depan.

“Ini investasi SDM yang hasilnya akan dinikmati oleh anak cucu kita. Saya mengapresiasi dan mendukung penuh program menuju Papua Tengah Terang demi masa depan generasi Papua Tengah,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Aksi FRB Nyaris Ricuh, Polisi Hadang Massa di Wonorejo

NABIRE, TOMEI.ID | Aksi massa Front Rakyat Bergerak di Nabire nyaris berujung ricuh setelah dihadang…

5 jam ago

Mama Lansia Ditembak Polisi di Dogiyai, Mama-Mama Papua Tuntut Aparat Tanggung Jawab

NABIRE, TOMEI.ID | Dugaan penembakan terhadap seorang mama lansia, Yulita Ester Pigai (60), di Dogiyai…

6 jam ago

Aksi Serentak di Papua, Massa di Nabire Desak Bubarkan MRP, Tutup Freeport, Evaluasi Total Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Gelombang protes kembali menggema di Nabire, Papua Tengah, ketika Front Rakyat Bergerak…

6 jam ago

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

20 jam ago

Tokoh Adat dan Pemda Nabire Sepakati Tolak Aksi Long March, Polisi Tetap Fasilitasi Demonstrasi

NABIRE, TOMEI.ID | Rencana aksi Front Rakyat Bergerak dalam bentuk long march resmi ditolak. Kesepakatan…

20 jam ago

785 Personel Dikerahkan, Polres Nabire Kunci Lima Titik Hadapi Aksi Front Rakyat Bergerak

NABIRE, TOMEI.ID | Kepolisian Resor (Polres) Nabire mengerahkan 785 personel gabungan untuk mengamankan aksi demonstrasi…

20 jam ago