Berita

Puskesmas Amban Gencarkan Sweeping ORI Campak Rubela, Capaian 73,3 Persen Kejar Target 95 Persen

MANOKWARI, TOMEI.ID | UPTD Puskesmas Amban terus menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dan Rubela melalui pelayanan posyandu serta sweeping dari rumah ke rumah guna memperluas jangkauan imunisasi dan mempercepat pencapaian target perlindungan kesehatan anak di wilayah kerjanya.

Upaya tersebut dilakukan untuk menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi sekaligus meningkatkan cakupan dari 73,3 persen menuju target 95 persen melalui pendataan sasaran, kunjungan langsung, dan keterlibatan aktif orang tua serta kader kesehatan setempat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di Posyandu Esgraha, wilayah kerja UPTD Puskesmas Amban, Kamis (15/10/2026).

Setelah memberikan pelayanan di posyandu, petugas kesehatan melanjutkan sweeping dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleh imunisasi campak dan rubela.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) campak di Kabupaten Manokwari. Petugas tidak hanya menunggu kedatangan masyarakat di posyandu, tetapi juga mendatangi langsung rumah warga untuk memperluas jangkauan pelayanan dan mengidentifikasi anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Mince Wilil, SKM., M.Kes., disebut sebagai narasumber terkait pelaksanaan ORI Campak dan Rubela serta upaya peningkatan cakupan imunisasi di Kabupaten Manokwari.

Berdasarkan data dalam bahan berita, cakupan ORI Campak dan Rubela di wilayah kerja Puskesmas Amban telah mencapai 73,3 persen, sedangkan target yang ingin dicapai sebesar 95 persen. Capaian tersebut menunjukkan masih adanya selisih 21,7 poin persentase yang perlu dikejar melalui peningkatan jangkauan pelayanan imunisasi.

Sweeping Rumah ke Rumah untuk Menjangkau Sasaran

Pelayanan melalui posyandu dan kunjungan langsung ke rumah warga menjadi langkah untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleh imunisasi. Pendataan sasaran secara akurat diperlukan agar petugas dapat mengidentifikasi anak yang belum mendapatkan pelayanan dan menentukan tindak lanjut secara tepat.

Keterlibatan orang tua, kader posyandu, dan pemerintah setempat juga diperlukan untuk membantu penyampaian informasi, memperbarui data sasaran, serta mendorong keluarga membawa anak untuk mendapatkan pelayanan imunisasi sesuai ketentuan kesehatan.

Peningkatan cakupan imunisasi diharapkan dapat memperluas perlindungan anak terhadap campak dan rubela. Karena itu, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu petugas menjangkau sasaran yang belum mendapatkan pelayanan.

Puskesmas Amban Kejar Target 95 Persen

Puskesmas Amban melanjutkan pelayanan melalui posyandu dan sweeping dari rumah ke rumah untuk menjangkau sasaran yang belum mendapatkan imunisasi. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan cakupan berdasarkan hasil pendataan dan pelayanan di lapangan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari bersama jajaran puskesmas diharapkan terus memperkuat pemantauan, pendataan, dan evaluasi pelaksanaan ORI Campak dan Rubela.

Evaluasi diperlukan untuk mengetahui perkembangan capaian, mengidentifikasi kendala, serta menentukan langkah tindak lanjut sesuai kondisi di lapangan.

Peningkatan cakupan ORI Campak dan Rubela membutuhkan pendataan sasaran yang akurat, pelayanan berkelanjutan, serta dukungan orang tua dan masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan membantu Puskesmas Amban mencapai target imunisasi 95 persen sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan anak di Kabupaten Manokwari. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Meki Nawipa Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja…

25 menit ago

Akses Jalan Trans Tiom-Kuyawage Jadi Kunci Distribusi Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kekeringan

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Pembukaan akses jalan Trans Tiom–Kuyawage menjadi faktor krusial dalam upaya penyaluran…

2 jam ago

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

15 jam ago

Berita Foto: Safety Goes to School IFRC 2026 Edukasi 1.000 pelajar Mimika tentang Budaya Keselamatan

TIMIKA, TOMEI.ID | Membuka rangkaian the 8th Indonesian Fire  and Rescue Competition (IFRC) 2026, para personel…

15 jam ago

PSTI Papua Tengah Mulai Bergerak, Matangkan Program Menuju Pra-PON 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Pengurus Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Provinsi Papua Tengah mulai mematangkan program…

16 jam ago

Festival Kopi Papua Tengah Hadirkan Petani dari Delapan Kabupaten, Andreas: Ko Tidak Datang, Ko Rugi!

NABIRE, TOMEI.ID | Festival Kopi Papua Tengah akan menghadirkan kelompok tani kopi dari delapan kabupaten…

16 jam ago