Berita

Puskesmas Waghete Gelar Lokakarya Mini, Dorong Akreditasi dan Peningkatan Layanan Kesehatan

DEIYAI, TOMEI.ID | Puskesmas Waghete, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, menggelar kegiatan lokakarya mini pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan Deiyai, Camat Tigi, para kepala desa dan lurah, kader kesehatan, TP-PKK, KUA, Dinas Pendidikan, unsur Koramil dan Polsek, tokoh agama dan masyarakat, serta tenaga kesehatan Puskesmas Waghete.

Lokakarya mini ini menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendorong proses akreditasi Puskesmas Waghete. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas oleh para pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua Tim Akreditasi Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Simson Raby Mote, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung kegiatan tersebut.

“Harapan peningkatan layanan kesehatan di Distrik Tigi merupakan misi bersama dalam kerangka Enaimoo Ekowaii. Upaya akreditasi Puskesmas Waghete diharapkan dapat menjadi percontohan bagi 10 puskesmas lainnya di Kabupaten Deiyai,” ujar Raby dalam sambutannya.

Ia juga menegaskan bahwa proses akreditasi puskesmas membutuhkan dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Sebagai tim akreditasi dari Dinas Kesehatan, kami menargetkan seluruh puskesmas di Deiyai dapat memperoleh akreditasi agar peningkatan layanan kesehatan benar-benar dirasakan masyarakat. Untuk itu, peningkatan tenaga medis dan pemenuhan peralatan kesehatan akan terus kami upayakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Akreditasi Puskesmas Waghete, dr. Galon Papalangi, menyampaikan bahwa secara fasilitas dan kelayakan, Puskesmas Waghete dinilai siap untuk mendapatkan akreditasi.

“Puskesmas Waghete memiliki fasilitas yang memadai dan layak untuk mendapatkan akreditasi. Kami berharap puskesmas ini dapat menjadi percontohan bagi 10 puskesmas lainnya di Kabupaten Deiyai,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen seluruh unsur pimpinan dan masyarakat yang telah menunjukkan dukungan melalui penandatanganan fakta integritas.

“Komitmen semua unsur pimpinan dan pemangku kepentingan sangat kami apresiasi. Ini merupakan langkah bersama agar pelayanan kesehatan benar-benar sesuai dengan standar akreditasi,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Waghete, Leander Mote, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung pelaksanaan lokakarya mini tersebut.

“Sebagai penanggung jawab kegiatan, kami menyampaikan terima kasih kepada para tamu undangan serta pimpinan dari pemerintah maupun lembaga lainnya yang telah hadir. Upaya akreditasi Puskesmas Waghete merupakan harapan bersama yang sejalan dengan visi-misi Bupati Deiyai melalui program Enaimoo Ekowaii untuk kemajuan daerah,” katanya.

Leander juga menambahkan bahwa kegiatan lokakarya mini akan dilaksanakan secara rutin setiap triwulan sebagai agenda evaluasi bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Usai Konsumsi MBG, Siswa dan Guru di Nabire Alami Gejala Keracunan, Tujuh Dirawat

NABIRE, TOMEI.ID | Sejumlah siswa dan guru di tiga sekolah di Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

4 jam ago

Menjaga Nafas Leluhur: Roh Budaya Meepago di Tengah Arus Zaman

Oleh: Marius F. Nokuwo Di tengah arus globalisasi yang semakin kuat, masyarakat Papua menghadapi tantangan…

5 jam ago

Pemkab Dogiyai Bakal Gelar Rapat Forkopimda Bahas Situasi Keamanan Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai bakal menggelar rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)…

9 jam ago

40 Persen Kepala Kampung Hadiri Rapat Persiapan Forkopimda di Dogiyai

NABIRE, TOMEI.ID | Sekitar 40 persen kepala kampung dari total 79 kampung di Kabupaten Dogiyai…

10 jam ago

Sinergi Pusat-Daerah, BRMP Papua Tengah Kuatkan Koordinasi Program Strategis Pertanian

NABIRE, TOMEI.ID | Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, terus digenjot…

15 jam ago

Mahasiswa Intan Jaya Desak Investigasi Tragedi Soangama dan Penarikan Militer Non-Organik

MALANG, TOMEI.ID | Front Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya se-Indonesia (GPMI-I) menyoroti situasi keamanan dan…

16 jam ago