Berita

Ramadan Menguatkan Solidaritas: ORARI Nabire Turun Langsung Santuni Santri di Lagari Jaya

NABIRE, TOMEI.ID | Dengan semangat kemanusiaan yang kuat dan penuh empati, momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Nabire untuk memperkuat kepedulian sosial.

Melalui aksi nyata di lapangan, ORARI menyalurkan santunan kepada para santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Falah, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Masjid Al-Falah tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga mencerminkan komitmen organisasi dalam membangun hubungan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat.

Ketua ORARI Lokal Nabire, Adryanto Juwandani, memimpin langsung kegiatan tersebut. Hal ini disampaikan bahwa aksi berbagi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial organisasi dalam mendukung kehidupan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang sarat nilai kemanusiaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi para santri sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Kehadiran rombongan ORARI mendapat sambutan hangat dari pihak madrasah dan warga setempat. Bantuan yang disalurkan dinilai memberikan manfaat langsung, terutama dalam mendukung aktivitas pendidikan keagamaan para santri.

Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Falah Lagari Jaya, Abdul Haris, menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan berbasis keagamaan di tingkat kampung.

“Bantuan ini sangat berarti bagi para santri kami dan menjadi motivasi tambahan dalam proses belajar,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan pengasuh madrasah, Muhammad Sodiq, yang menilai kegiatan tersebut memiliki dampak sosial yang luas. Selain membantu secara material, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dan komunitas sosial di sekitarnya.

Harapan pun diarahkan agar sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan terus diperkuat secara berkelanjutan, tidak hanya dalam momentum tertentu.

“Konsistensi kolaborasi dinilai menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem sosial yang inklusif, memperkuat kapasitas generasi muda, serta memastikan nilai-nilai kepedulian terus terinternalisasi dalam kehidupan masyarakat,” Muhammad Sodiq.

Di tengah suasana Ramadan, kegiatan ini menjadi simbol bahwa nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial tetap hidup dan terjaga di tengah masyarakat, sebagai fondasi harmoni sosial yang terus diperkuat bersama.

“ORARI Nabire tidak hanya hadir sebagai organisasi komunikasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang memberi dampak nyata di akar rumput serta mendorong perubahan positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” pungkasnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Aksi 59 Tahun Freeport di Jayapura Dikepung Aparat, Massa Tertahan di Sejumlah Titik

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aksi peringatan 59 tahun kontrak karya PT Freeport Indonesia di Kota Jayapura,…

20 menit ago

Gubernur Papua Tengah Tekankan Ekonomi Lokal dan Perencanaan Berbasis Hasil dalam FGD RKPD 2027

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya penguatan ekonomi lokal dan perencanaan…

26 menit ago

Aksi FRB Nyaris Ricuh, Polisi Hadang Massa di Wonorejo

NABIRE, TOMEI.ID | Aksi massa Front Rakyat Bergerak di Nabire nyaris berujung ricuh setelah dihadang…

5 jam ago

Mama Lansia Ditembak Polisi di Dogiyai, Mama-Mama Papua Tuntut Aparat Tanggung Jawab

NABIRE, TOMEI.ID | Dugaan penembakan terhadap seorang mama lansia, Yulita Ester Pigai (60), di Dogiyai…

6 jam ago

Aksi Serentak di Papua, Massa di Nabire Desak Bubarkan MRP, Tutup Freeport, Evaluasi Total Otsus

NABIRE, TOMEI.ID | Gelombang protes kembali menggema di Nabire, Papua Tengah, ketika Front Rakyat Bergerak…

7 jam ago

Proses Mandek, Konflik Mengintai: HPMN Kritik Kinerja Pansus DPRK Nduga

JAYAPURA, TOMEI.ID | Mandeknya proses pengisian jabatan Wakil Bupati Nduga memicu tekanan terbuka dari mahasiswa,…

20 jam ago