Berita

Ratusan Warga Padati Nobar Senegal Vs Prancis di Asrama Yalimo Manokwari

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ratusan mahasiswa, pemuda, dan masyarakat memadati Asrama Mahasiswa Yalimo Kota Studi Manokwari untuk mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Senegal melawan Prancis, Selasa malam (16/6/2026).

Antusiasme peserta terlihat sejak awal pertandingan. Area nobar yang disiapkan panitia dipenuhi penonton yang mengikuti jalannya laga dengan penuh semangat. Sorak dukungan dan tepuk tangan bergema sepanjang pertandingan, menciptakan suasana meriah namun tetap tertib.

Laga yang mempertemukan wakil Afrika dan Eropa tersebut berakhir dengan kemenangan Prancis atas Senegal dengan skor 3-1. Meski Senegal harus mengakui keunggulan lawannya, suasana sportivitas tetap terjaga hingga pertandingan usai.

Kegiatan nobar yang digagas mahasiswa Yalimo ini tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan sosial dan solidaritas antarwarga Papua yang sedang menempuh pendidikan maupun berdomisili di Manokwari.

Ketua Panitia, Arnol Y. Halitopo, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kebersamaan serta memperkuat persaudaraan di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan dan memperkuat solidaritas mahasiswa serta masyarakat. Sepak bola adalah olahraga yang mampu menyatukan banyak orang tanpa memandang latar belakang. Karena itu kami berharap kegiatan nobar ini menjadi ruang positif untuk mempererat tali persaudaraan,” ujarnya.

Arnol juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan turut menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi media yang efektif untuk memperkuat hubungan sosial, membangun semangat persatuan, dan menciptakan ruang interaksi positif di tengah kehidupan mahasiswa perantauan.

Nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban hingga berakhirnya pertandingan. Panitia berharap agenda serupa dapat terus dilaksanakan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 guna memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan di kalangan mahasiswa Papua di Manokwari. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat PUG dan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Data

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat pengarusutamaan gender (PUG) dan integrasi program…

4 jam ago

Pemimpin Agama di Papua Tengah Diminta Jadi Pembawa Pesan Damai

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah meminta pemimpin agama di wilayah tersebut mengambil peran…

7 jam ago

Empat Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas di Dekai, TPNPB Umumkan Duka Nasional

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat Komando Nasional Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (KOMNAS TPNPB)…

1 hari ago

ASN Asal Dogiyai Konsolidasikan Kekuatan, Matangkan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Dogiyai yang bertugas di lingkungan Pemerintah…

1 hari ago

PTFI Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Tim Medis Layani Hampir 500 Pasien

KUPANG, TOMEI.ID | PT Freeport Indonesia (PTFI) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar untuk membantu…

1 hari ago

Eka Murib Yeimo Dorong Enam Gubernur Gelar Doa dan Puasa Serentak untuk Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Senator Papua Tengah sekaligus Wakil Ketua Alliance Women Ester Papua, Eka Kristina…

1 hari ago