Berita

RD Pasang Badan! Mutiara Hitam Terpeleset di Maguwoharjo, Takhta Direbut Elang Jawa

JAYAPURA, TOMEI.ID | Persipura Jayapura harus menelan pil pahit dalam lawatannya ke markas PSS Sleman. Bertajuk duel big match pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026, armada Mutiara Hitam dipaksa menyerah 0-2 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (21/2/2026) malam.

Kekalahan ini membuat posisi puncak klasemen Grup B resmi berpindah tangan ke pihak lawan. PSS Sleman kini memimpin dengan 43 poin, menggeser Persipura ke posisi runner-up dengan selisih tiga angka.

Pertandingan sejatinya berjalan dengan intensitas tinggi. Coach Rahmad Darmawan (RD) mencoba bermain terbuka dengan garis pertahanan tinggi. Namun, petaka muncul dari ketidakmampuan lini tengah mengantisipasi second ball dan bola mati (set piece).

“Kita kalah jumlah pemain di lini tengah, itu yang membuat permainan tidak berkembang. Beberapa kali second ball mereka lebih dominan,” ungkap Coach RD dengan nada mengevaluasi.

Pelatih kawakan tersebut mengakui bahwa dua gol tuan rumah lahir dari situasi bola muntah hasil sepak pojok yang gagal disapu bersih. Sebuah kelengahan kecil yang harus dibayar mahal oleh tim kebanggaan masyarakat Papua.

Gentleman! RD Ambil Tanggung Jawab Penuh
Meski hasil di lapangan mengecewakan, Coach RD menunjukkan kelasnya sebagai pelatih bermental juara. Ia menolak menyalahkan pemain atas hasil minor tersebut.

“Kekalahan ini tanggung jawab saya sebagai pelatih, bukan siapa-siapa. Kita tidak akan putus asa. Kita akan jadikan ini motivasi untuk tampil lebih baik lagi,” tegas RD dalam sesi konferensi pers.

Senada dengan sang pelatih, pemain muda Reno Salampessy menyebut hasil ini sebagai wake-up call bagi seluruh tim, darah muda Papua siap meledak di lapangan.

“Ini jadi tolok ukur supaya kita jangan santai. Semua tim siap memperebutkan tiket Liga 1, kita harus lebih siap! Harga diri Mutiara Hitam adalah taruhan utama!” cetusnya.

Bagi pendukung Persipura, jangan dulu lempar handuk. Kompetisi masih menyisakan tujuh laga krusial. Jarak tiga poin dari PSS Sleman bukanlah misi mustahil untuk dipangkas, mengingat Mutiara Hitam masih punya nafas panjang untuk melakukan kudeta balik di puncak klasemen.

“Persipura belum habis. Perjalanan masih panjang, dan karakter petarung Mutiara Hitam akan diuji hingga peluit akhir musim dibunyikan. Pantang pulang sebelum menang, Papua tetap membara,” tutupnya. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

TPNPB Klaim 10 Warga Sipil Ditembak di Yahukimo, Enam Disebut Luka Tembak

YAHUKIMO, TOMEI.ID | Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengklaim 10 warga sipil yang disebut sebagai…

53 menit ago

DPR Papua Tengah Siapkan Revisi Regulasi OAP, John Gobai Soroti Kriteria dan Pengakuan Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menegaskan regulasi mengenai…

1 jam ago

IMPT Cup 2026 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Kaderisasi dan Seleksi Tim

MANOKWARI, TOMEI.ID | Turnamen Persahabatan IMPT Cup 2026 resmi dibuka di Lapangan IMPT Paptu Cris…

14 jam ago

BERITA FOTO: Sidak Puspem, Deinas Geley Pastikan Pembangunan Dikebut hingga Akhir Tahun

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, bersama jajaran pemerintah daerah meninjau langsung…

14 jam ago

Sidak Puspem, Deinas Geley Tegaskan Pembangunan Tiga Tower Tuntas 31 Desember

NABIRE, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pembangunan tiga tower rumah ASN…

15 jam ago

Victor Fun: Ibu Rumah Tangga Perlu Diperkuat untuk Bangun Ekonomi Keluarga

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendorong peningkatan kapasitas ibu rumah tangga dan…

15 jam ago