Berita

Rencana Aksi 27 April, Polres Nabire Keluarkan Peringatan Keras: Aksi Wajib Damai

NABIRE, TOMEI.ID | Menjelang rencana aksi unjuk rasa nasional pada 27 April 2026, Polres Nabire mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh peserta aksi dan masyarakat luas untuk menjaga stabilitas keamanan serta memastikan pelaksanaan demonstrasi berlangsung tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah meningkatnya dinamika mobilisasi massa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Nabire, Papua Tengah.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dilindungi oleh undang-undang. Namun demikian, pelaksanaan hak tersebut harus tetap berada dalam koridor hukum serta tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami menghargai dan menjamin hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam pernyataan resminya, Polres Nabire menekankan sejumlah poin krusial yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta aksi. Masyarakat diimbau untuk menjaga keamanan dan ketertiban, menghindari tindakan anarkis, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik.

Selain itu, aparat juga secara tegas melarang peserta aksi membawa senjata tajam, senjata api, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa dan merusak fasilitas umum.

Polres Nabire juga mengingatkan pentingnya literasi informasi di tengah situasi yang sensitif. Seluruh pihak diminta untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memperkeruh situasi sosial di tengah masyarakat.

“Agar pelaksanaan aksi dilakukan secara damai, tidak anarkis, tidak terprovokasi, serta tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku,” lanjut Kapolres.

Lebih jauh, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga stabilitas daerah, serta menjadikan momentum aksi sebagai ruang demokrasi yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.

“Mari kita jaga Nabire tetap aman, damai, dan kondusif. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipatif dan respons cepat terhadap situasi darurat, Polres Nabire juga membuka layanan pengaduan melalui Call Center 110 serta nomor layanan khusus yang dapat diakses masyarakat selama pelaksanaan aksi berlangsung: 0821-4808-6663.

Imbauan ini diharapkan menjadi pedoman bersama agar seluruh rangkaian aksi dapat berjalan secara tertib, aman, dan bermartabat, tanpa mengganggu stabilitas sosial serta tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi yang berkeadaban. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari Gelar Kerja Bakti di Amban, Perkuat Budaya Gotong Royong

MANOKWARI, TOMEI.ID | Mahasiswa Asrama Jayawijaya Manokwari menggelar kerja bakti di kawasan Amban, Manokwari, Jumat…

2 jam ago

DPW PKB Papua Pegunungan Salurkan 15 Sak Semen untuk Pembangunan Gereja KINGMI Mamre Taganik

WAMENA, TOMEI.ID | Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Pegunungan menyalurkan bantuan…

3 jam ago

KNPB Balim Barat Soroti Operasi Militer di Lanny Jaya, Desak Pemda Lindungi Warga Sipil

TIOM, TOMEI.ID | Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Balim Barat menyoroti dampak operasi militer…

3 jam ago

Putra Daerah Usilimo Tolak Festival Budaya Lembah Baliem 2026 Jika Tak Berdampak bagi Masyarakat Adat

WAMENA, TOMEI.ID | Putra daerah Distrik Usilimo, Kabupaten Jayawijaya, menyatakan menolak penyelenggaraan Festival Budaya Lembah…

22 jam ago

Ibadah Syukur 63 Tahun Injil Masuk Kimyal Digelar di Manokwari, Tokoh Senior Ajak Generasi Muda Introspeksi Diri

MANOKWARI, TOMEI.ID | Warga dan mahasiswa Suku Kimyal di Manokwari menggelar ibadah syukur memperingati 63…

23 jam ago

HUT ke-63 Injil Masuk di Suku Kimyal, GIDI Serukan Kembali kepada Injil dan Perkuat Persatuan

SENTANI, TOMEI.ID | Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Yahukimo 7 Klasis Suku Kimyal se-Kota…

1 hari ago