Berita

Resmi! Indonesia Tambah Saham 12% di Freeport, Papua Bakal Terima Rp14 Triliun per Tahun

WASHINGTON, TOMEI.ID | Pemerintah Republik Indonesia resmi memperkuat cengkeraman ekonomi di sektor pertambangan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk periode pasca-2041.

Kesepakatan strategis ini diteken pada 18 Februari 2026 di Washington, DC. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Presiden dan CEO Freeport-McMoRan Inc. Kathleen Quirk, serta Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, dengan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dampak Ekonomi dan Kepemilikan Saham
Melalui MoU ini, kepemilikan saham Pemerintah Indonesia di PTFI dipastikan bertambah sebesar 12 persen setelah tahun 2041. Selain penguatan aset, kesepakatan ini diproyeksikan memberikan stabilitas operasional dan investasi jangka panjang bagi perusahaan.

Tony Wenas menjelaskan bahwa optimalisasi sumber daya melalui eksplorasi mendalam akan meningkatkan cadangan mineral serta menjaga kesinambungan produksi di masa depan.

“Kesepahaman ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlangsungan operasi dan investasi jangka panjang dengan mengoptimalkan sumber daya yang telah teridentifikasi,” ujar Tony Wenas dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2/2026).

Perpanjangan izin ini membawa dampak finansial signifikan bagi kas negara dan daerah. Penerimaan negara diperkirakan menembus US$6 miliar atau setara Rp90 triliun per tahun.

Khusus untuk masyarakat Papua, sekitar Rp14 triliun diproyeksikan mengalir ke pemerintah daerah setiap tahunnya. Selain itu, sekitar 30 ribu lapangan kerja tetap akan terjamin, ditambah program pengembangan masyarakat yang mencapai Rp2 triliun per tahun.

Tony Wenas menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini merupakan implementasi nyata dari amanat UUD 1945, di mana pengelolaan sumber daya alam harus dialokasikan sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kurikulum Harus Berakar pada Kehidupan Anak, Bukan Sekadar Aturan dari Jauh

Oleh: Yudas Degei Pendidikan adalah hak setiap anak, di mana pun ia dilahirkan dan dalam…

7 jam ago

Waket II DPR Papua Tengah Soroti Pendidikan dan Pertanian Usai Peresmian PLTS di Puncak

PUNCAK, TOMEI.ID | Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus…

8 jam ago

PT Freeport Indonesia Bawa Talenta Musisi Papua ke Panggung Asian Games 2026

NAGOYA, TOMEI.ID | Musisi asal Papua, Nowela Mikhelia, Bona Pascal, Nobo Idol, dan Boii Soa…

8 jam ago

Geradus Bunai Pimpin GKII Wilayah III Papua Tengah

BOMOMANI, TOMEI.ID | Pendeta Geradus Bunai, M.Th., terpilih sebagai Ketua Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)…

8 jam ago

Listrik Perdana Menyala di Dervos dan Doufo, Meki Nawipa Dorong Pendidikan dan SDM Mamberamo

ILAGA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, meresmikan layanan listrik tenaga surya di…

9 jam ago

Kunker ke Puncak, Meki Nawipa Perkuat Layanan Kesehatan OAP dan Dorong Ekonomi Pemuda

ILAGA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, memperkuat dukungan terhadap pelayanan kesehatan dan pemberdayaan…

9 jam ago