SURAKARTA, TOMEI.ID | Piala Soeratin U-17 2025 dipastikan resmi bergulir di Surakarta, Jawa Tengah, mulai 3 hingga 17 September 2025. Kompetisi sepak bola usia muda paling bergengsi di Tanah Air ini menjadi momentum penting bagi pembinaan talenta muda Indonesia, dengan diikuti 35 tim dari seluruh provinsi.
Pembukaan kompetisi diumumkan melalui siaran resmi PSSI TV, Kamis (28/8/2025), sekaligus mengumumkan hasil pembagian grup. Gelaran tahun ini diyakini akan menghadirkan persaingan ketat, karena setiap tim membawa semangat untuk mengharumkan nama daerah sekaligus berkontribusi bagi masa depan sepak bola nasional.
Grup A dihuni Riau, Bengkulu, Maluku, dan DI Yogyakarta. Grup B akan mempertemukan Sulawesi Tengah, Lampung, Kalimantan Selatan, serta tuan rumah Jawa Tengah. Sementara itu, Grup C menghadirkan persaingan antara DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Timur, dan Kalimantan Timur, yang diprediksi berlangsung dinamis dan penuh energi.
Tak kalah menarik, Grup D diisi Maluku Utara, Jawa Timur, NTB, dan Kalimantan Tengah, dengan Jawa Timur yang memiliki tradisi kuat dipandang sebagai kandidat favorit. Grup E akan mempertemukan Jawa Barat, Banten, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. Adapun Grup F menghadirkan laga panas antara Papua Tengah, Sumatera Barat, Papua Barat, dan Sumatera Selatan.
Di Grup G, akan bersaing Gorontalo, NTT, Bali, dan Aceh yang dikenal dengan gaya permainan keras dan penuh determinasi. Grup H hanya diisi tiga tim, yakni Sumatera Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, sehingga peluang untuk lolos terbuka lebih lebar. Sedangkan Grup I mempertemukan Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, dan Jambi.
Piala Soeratin U-17 tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ajang kaderisasi pesepakbola muda Indonesia. Sejumlah nama besar di Timnas Indonesia lahir dari turnamen ini. Karena itu, penyelenggaraan tahun 2025 di Surakarta diharapkan melahirkan bintang-bintang baru yang kelak mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. [*].
JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelombang protes terhadap dugaan pelanggaran HAM di Dogiyai, Papua Tengah, kembali menggema…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Kasus penembakan yang menewaskan sembilan warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah,…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemuda Kampung Idadagi, Marianto Deba, dengan keras menolak pernyataan Kepolisian Dogiyai yang…
NABIRE, TOMEI.ID | Pemuda Dogiyai melontarkan kritik keras terhadap Melkias Keiya yang mereka sebut sebagai…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Sejumlah mahasiswa asal Dogiyai menggelar aksi mimbar bebas di kawasan Lingkaran Abepura,…
DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi keamanan di Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, kembali memanas setelah…