MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Yahukimo Kota Studi Manokwari menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) ke-VI sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan baru, di kawasan Amban, Manokwari, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kontrakan mahasiswa Yahukimo itu dimulai pukul 16.00 WIT dan diikuti oleh seluruh anggota IMPT Yahukimo. Forum ini turut dihadiri panitia pelaksana yang diketuai Heberon Lokobal, Badan Pengurus Ony Kabak, Pembina Agus Bomse, S.Pd, Ketua IMPT Nando Kayame, serta Dewan Penasehat Organisasi (DPO) Deri Esema.
RUA ke-VI dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, dengan agenda utama meliputi pembukaan, penyampaian laporan pertanggungjawaban, sidang-sidang organisasi, hingga penetapan kepengurusan baru.
Pembina IMPT Yahukimo, Agus Bomse, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, khususnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia dari daerah asal.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam organisasi, tetapi juga harus menjaga identitas, menjunjung nilai kebersamaan, serta memiliki komitmen membangun daerah asal, khususnya Kabupaten Yahukimo,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa organisasi mahasiswa harus menjadi ruang pembinaan karakter, peningkatan kapasitas akademik, serta penguatan pola pikir kritis dan kepemimpinan yang bertanggung jawab.
Sementara itu, Badan Pengurus Ony Kabak bersama Ketua IMPT Nando Kayame dan DPO Deri Esema mengajak seluruh anggota untuk aktif terlibat dalam setiap tahapan musyawarah serta menjaga soliditas organisasi.
Mereka juga menegaskan pentingnya dukungan kolektif terhadap kepengurusan baru yang akan lahir melalui forum RUA sebagai hasil keputusan bersama.
RUA ke-VI ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum evaluasi terhadap program kerja sebelumnya serta perumusan langkah strategis ke depan.
Melalui forum ini, IMPT Yahukimo diharapkan mampu melahirkan generasi mahasiswa yang berkualitas, loyal, serta memiliki daya pikir kritis dalam menghadapi tantangan sosial dan perkembangan zaman.
Dengan terselenggaranya RUA ke-VI, organisasi ini diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai wadah pembinaan mahasiswa, sekaligus mencetak kepemimpinan baru yang progresif, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Pegunungan Tengah. [*].
WAMENA, TOMEI.ID | Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Pegunungan mulai memperkuat koordinasi dan konsolidasi…
NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya pengabdian TNI kepada masyarakat dalam…
NABIRE, TOMEI.ID | Kali Degeuwa atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kali Bedu di wilayah…
NABIRE, TOMEI.ID | Provinsi Papua Tengah resmi memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) baru bernama Kodam…
NABIRE, TOMEI.ID | Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah memperkuat kompetensi…
NABIRE, TOMEI.ID | Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan pentingnya profesionalisme, kesiapan, integritas, dan kemampuan adaptasi…