Berita

Samneles Pigai Soroti Rekrutmen Pemain Luar, Desak Persipani Paniai Utamakan Talenta Lokal di Liga IV Papua Tengah

PANIAI, TOMEI.ID | Mantan pemain Persinab Nabire, Samneles Pigai, melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan rekrutmen pemain luar daerah oleh Persipani Paniai dalam menghadapi kompetisi Liga IV Papua Tengah.

Pigai menilai langkah tersebut berpotensi menghambat perkembangan talenta asli Paniai yang selama ini menanti ruang pembinaan dan kesempatan tampil di level kompetitif.

Samneles bukan sosok asing dalam perjalanan sepak bola Papua. Ia pernah mencatatkan prestasi membanggakan saat masih menjadi pemain lokal asal Paniai dengan menaklukkan Persipura Juniors, kemenangan yang kala itu menyita perhatian publik Jayapura. Penampilannya yang konsisten membuat manajemen Persipani Paniai merekrutnya ke tim senior.

Dalam perjalanan karier berikutnya, Samneles bergabung dengan Persinab Nabire saat klub tersebut masih berlaga di Divisi II. Ia datang dengan misi jelas: membawa tim promosi ke Divisi I. Target itu akhirnya terwujud setelah Persinab berhasil naik kasta dan bersaing di level yang lebih tinggi.

Tak hanya itu, selama bermukim di Jayapura, ia juga memperkuat Koteka Putra selama tujuh tahun. Bersama tim tersebut, ia meraih gelar juara tingkat Kota Jayapura. Menurutnya, capaian itu lahir dari proses pembinaan yang konsisten terhadap pemain lokal, baik dari sisi teknik, taktik, fisik, maupun mental bertanding.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Samneles mempertanyakan keputusan Persipani Paniai yang lebih memilih mendatangkan pemain dari luar daerah untuk Liga IV Papua Tengah. Ia menegaskan bahwa potensi anak-anak Paniai tidak kalah bersaing, asalkan mendapat pembinaan yang terarah dan kesempatan bermain yang memadai.

“Kalau ini baru permulaan, sebaiknya fokus pada pemain lokal Paniai terlebih dahulu,” tegasnya.

Samneles Pigai menilai fondasi tim yang kuat justru harus dibangun dari identitas dan karakter pemain daerah sendiri yang memahami kultur dan semangat lokal.

Lebih lanjut, Samneles mengingatkan bahwa kompetisi Liga IV seharusnya menjadi ruang pembelajaran dan pembentukan karakter bagi talenta muda lokal. Jika sejak awal ruang itu diisi pemain luar, maka regenerasi sepak bola Paniai dikhawatirkan berjalan lambat dan kehilangan arah.

Mantan pemain Persinab Nabire itu juga mendorong manajemen klub dan pemangku kepentingan sepak bola di Papua Tengah untuk menyusun program pembinaan jangka panjang.

Menurutnya, investasi terhadap pemain muda lokal akan memberikan dampak berkelanjutan, bukan hanya untuk satu musim kompetisi, tetapi untuk masa depan sepak bola daerah.

Samneles berharap kritik yang ia sampaikan dipahami sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan sepak bola Paniai.

Baginya, membangun tim yang kompetitif tidak semata-mata soal hasil instan, melainkan tentang keberanian memberi kepercayaan kepada putra daerah untuk berkembang dan membuktikan kualitasnya di lapangan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

15 Tahun Berjualan dari Jalan ke Jalan, Nurhana Yarinap Kini Buka Toko Rasta Nindy Papua di Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Air mata Nurhana Yarinap tak terbendung saat mengenang perjalanan 15 tahun membangun…

10 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Genjot Kualitas Data Bansos Lewat Bimtek SIKS-NG

WAMENA, TOMEI.ID |  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data kesejahteraan…

11 jam ago

Bahu Jalan dan Trotoar di Jalan Pepera Nabire Alih Fungsi Jadi Lahan Parkir

NABIRE, TOMEI.ID | Bahu jalan dan trotoar di sepanjang Jalan Pepera, Kabupaten Nabire, Papua Tengah,…

12 jam ago

180 Mahasiswa Ikuti Yudisium STAK Nabire, Lulusan Diharapkan Aktif Membangun Papua

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 180 mahasiswa mengikuti yudisium angkatan ke-13 Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK)…

13 jam ago

Lepas Kontingen STG ke Jambi, Meki Nawipa Tekankan Toleransi dan Karakter Generasi Muda

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi melepas kontingen Swayamvara Tripitaka Gatha (STG)…

14 jam ago

Meki Nawipa Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja…

20 jam ago