Berita

Satu Anggota TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Gugur di Medan Perang

WANENA, TOMEI.ID | Satu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) dari Kodap III Ndugama Darakma dilaporkan tewas tertembak dalam medan perang melawan TNI-Polri di kota Wamena, Papua Pegunungan.

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB pada Selasa (10/6/2025), disebutkan bahwa kontak senjata dimulai sejak 8 Juni 2025 dan berlanjut hingga malam hari tanggal 10 Juni, tepatnya di kawasan Pertigaan Pugima, Tanah Longsor sekitar pukul 21.35 WIT.

TPNPB menjelaskan militer TNI-Polri melakukan penembakan dari arah depan dan belakang kendaraan mereka, yang kemudian dibalas oleh pasukan TPNPB hingga bentrokan bersenjata berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari.

Akibatnya, satu anggota TPNPB bernama Pitenus Lilbid, Komandan Operasi Kompi Markas Satu, Batalion Jigi, pangkat Letnan Satu dilaporkan gugur di medan perang.

Lantas, ia dianugerahi pangkat kehormatan Kapten.

Manajemen TPNPB meminta pihak TNI-Polri agar segera menginformasikan kepada publik apabila telah melakukan penangkapan terhadap anggotanya, dengan merujuk pada prinsip-prinsip hukum humaniter.

Diketahui, Pitenus Lilbid disebut telah bergabung dengan TPNPB sejak 2018 dan dianggap sebagai prajurit muda yang menunjukkan keberanian luar biasa dalam perjuangan bersenjata.

TPNPB Kodap III juga menegaskan sikap terhadap keterlibatan warga sipil Papua dalam kegiatan intelijen untuk aparat keamanan Indonesia.

Mereka memperingatkan bahwa tindakan semacam itu dianggap ancaman langsung dan akan ditindak secara keras.

Adapun tiga poin sikap yang ditegaskan TPNPB antara lain:

1. Menuntut agar warga sipil Papua yang diduga menjadi agen intelijen TNI-Polri menghentikan aktivitas tersebut.

2. Mengklaim telah mengidentifikasi individu yang terlibat memberikan informasi keberadaan TPNPB kepada militer Indonesia.

3. Mendesak militer Indonesia untuk menghentikan penggunaan warga sipil sebagai agen intelijen di wilayah konflik.

Siaran pers ini ditandatangani oleh Jenderal Goliath Tabuni selaku Panglima Tinggi TPNPB-OPM, serta pimpinan tinggi lainnya seperti Letjen Melkisedek Awom, Mayjen Terianus Satto, dan Mayjen Lekagak Telenggen. [*]

Redaksi Tomei

Recent Posts

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

2 menit ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

1 jam ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

4 jam ago

Mantan Ketua BEM Universitas Baliem Papua Serukan Penolakan Eksploitasi Tanah dan Budaya Papua Pegunungan

WAMENA, TOMEI.ID | Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Baliem Papua, Aleanus Yogomaid, menyampaikan…

6 jam ago

Mahasiswa Pegunungan Tengah Gelar Aksi Damai di Manokwari, Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya

MANOKWARI, TOMEI.ID | Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Kota Studi Manokwari bersama Gerakan Pelajar dan…

6 jam ago

Bantuan 2 Ton Beras Disalurkan untuk Pengungsi Konflik di Wamena, Dinsos Papua Pegunungan Minta Warga Jaga Perdamaian

WAMENA, TOMEI.ID | Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Dinas Sosial Provinsi Papua Pegunungan bersama Yayasan…

7 jam ago