Berita

SD Negeri Pugisiga Luluskan Angkatan Pertama, Seluruh Peserta Didik Lulus 100 Persen

NABIRE, TOMEI.ID | SD Negeri Pugisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, berhasil meluluskan seluruh peserta didik angkatan pertama tahun 2026. Sebanyak enam siswa yang mengikuti ujian dinyatakan lulus 100 persen.

Kepala Sekolah SD Negeri Pugisiga, Setianus Yegeseni, mengatakan capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan pendidikan di wilayah pedalaman Intan Jaya yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.

Menurutnya, kondisi pendidikan di sejumlah kampung pedalaman mulai menunjukkan perkembangan setelah pemerintah memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan lebih aktif dan lancar.

“Dan Sebenarnya Sekolah SD NEGERI PUGISIGA bisa Perubahan tahun 2016 lalu, tapi Pemerintah tidak Merangkum Sekolah-sekolah yang ada di Setiap Pelosok Intan Jaya, tapi puji Tuhan Kesempatan Ini Pemerintah yang Merangkum di Sekolah-sekolah yang ada di Setiap Pelosok Intan Jaya, Sehingga belajar mengajar dengan aktif lancar di Intan Jaya,” ujar Setianus Yegeseni kepada Tomei.id, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, ia menilai masih banyak kebutuhan pendidikan yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah, terutama pembangunan gedung sekolah baru, rehabilitasi fasilitas yang rusak, serta pemenuhan sarana belajar mengajar di wilayah pedalaman.

“Dan kami Guru-guru setiap Pelosok Meminta Kepada Pemerintah Intan Jaya, bahwa Mohon Membangun Gedung-gedung Sekolah Sekolah Baru, dan Inovasi Gedung-gedung Sekolah dan Melengkapi Kebutuhan-kebutuhan Sekolah sesuai usulan dan Permintahan dari Kepala Sekolah dan Guru Setempat di Setiap Pelosok, agar Anak-anak Kami bisa Merdeka Melalui Belajar dan mereka Menembu dalam dunia pendidikan akan kembali Memimpin daerahnya Sendiri,” ujarnya.

Setianus berharap peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendidikan dapat memperluas akses belajar bagi anak-anak di pedalaman Intan Jaya. Menurutnya, pendidikan yang berkualitas menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang mampu membangun dan memimpin daerahnya sendiri di masa depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Bupati Nabire Minta Kepala Suku Moni dan Mee Serahkan Terduga Pelaku Kericuhan ke Polisi

NABIRE, TOMEI.ID | Bupati Nabire, Mesak Magai, meminta para kepala suku Moni dan Mee segera…

2 jam ago

11 Orang Luka, 8 Kendaraan Rusak; Dua Kelompok di Nabire Sepakat Berdamai

NABIRE, TOMEI.ID | Dua kelompok masyarakat yang terlibat keributan di kawasan depan SMP Negeri 2…

2 jam ago

HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua, Gubernur Meki Nawipa Tekankan Peran Gereja dalam Pembangunan dan Perdamaian

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya peran gereja dalam mendukung pembangunan…

2 jam ago

BREAKING NEWS: Persoalan Sampah Dapur MBG Diduga Picu Kericuhan di Bumi Wonorejo Nabire

NABIRE, TOMEI.ID | Persoalan sampah yang diduga berasal dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG)…

15 jam ago

Green Policing di Taman Gizi, Kapolda Papua Tengah Bersihkan Lingkungan dan Dengarkan Curhat Warga

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini bersama personel kepolisian melaksanakan kegiatan…

1 hari ago

200 Mahasiswa Teknik UNCEN Dibekali Wawasan Industri Freeport, Teknologi dan Kompetensi Jadi Fokus

JAYAPURA, TOMEI.ID | Sebanyak 200 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (UNCEN) mengikuti program Eksekutif Mengajar…

1 hari ago