Berita

Selamatkan Cyclops, Anak Muda Jayapura Tanam 420 Pohon Cemara

JAYAPURA, TOMEI.ID | Komunitas Earth Hour Jayapura bersama Yayasan Pelayanan Papua Nenda (YAPPENDA), WWF Indonesia Program Papua, serta sejumlah komunitas anak muda peduli lingkungan melakukan penanaman 420 bibit pohon cemara di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cyclops.

Kegiatan penanaman tersebut menanam 420 bibit pohon cemara secara bersama di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cyclops, Jayapura, Sabtu (14/3/2026).

Aksi penanaman pohon mengusung tema “Selamatkan Cyclops” dengan ajakan “Torang Tanam Pohon” di kawasan Telaga Ria Pegunungan Cyclops sebagai bagian dari rangkaian persiapan kegiatan Switch Off Earth Hour yang akan berlangsung pada 28 Maret 2026 di Jayapura.

Salah satu relawan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Gison Morib (Jeff), menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“Yayasan YAPPENDA menyiapkan lokasi penanaman serta 420 bibit pohon cemara. Penanaman ini dilakukan bersama komunitas anak muda yang berkolaborasi dengan Earth Hour Jayapura dalam rangka persiapan kegiatan Switch Off,” kata Gison Morib.

Gison Morib menambahkan keterlibatan generasi muda sangat penting untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan, terutama dalam upaya melestarikan kawasan Pegunungan Cyclops yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Ketua Panitia kegiatan, Beatriks Wambrauw, mengatakan aksi penanaman pohon merupakan bagian dari kampanye lingkungan yang dilakukan Earth Hour Jayapura menjelang peringatan Earth Hour 2026.

“Earth Hour Jayapura bekerja sama dengan Yayasan YAPPENDA Papua melakukan penanaman 420 bibit pohon cemara di kawasan Cagar Alam Pegunungan Cyclops sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju Switch Off 28 Maret 2026,” ujar Beatriks Wambrauw.

Salah satu peserta kegiatan, Qween Sapatina Saparari, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan pelestarian lingkungan tersebut.

“Ini pengalaman pertama mengikuti penanaman pohon bersama berbagai komunitas. Kegiatan ini sangat positif karena mempertemukan banyak anak muda yang peduli terhadap lingkungan,” katanya.

Kegiatan penanaman pohon tersebut juga melibatkan berbagai organisasi dan komunitas, di antaranya Mapala USTJ, BEM FMIPA, Senat STAKPN, Komunitas Sylfa, KSE, IPMDN, Sekolah Rakyat, serta sejumlah komunitas pegiat lingkungan lainnya di Kota Jayapura.

Melalui kegiatan ini, komunitas Earth Hour Jayapura berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam upaya menjaga kelestarian Cagar Alam Pegunungan Cyclops sebagai kawasan penting bagi ekosistem dan sumber air bagi masyarakat Jayapura. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Mutiara Hitam Menggila! Persipura Siap Hantam Persiba di Batakan, Duel Panas Penentu Arah Promosi

JAYAPURA, TOMEI.ID | Aroma panas langsung terasa jelang bentrok antara Persipura Jayapura kontra Persiba Balikpapan…

7 jam ago

Kejahatan Aparat terhadap Warga Sipil di Dogiyai sangat Parah, LP3BH Desak Investigasi Nasional hingga Internasional

MANOKWARI , TOMEI.ID | Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari…

8 jam ago

“Akan Meratakan Habis Warga Dogiyai” Ancaman Polisi di Balik Kematian JE

DOGIYAI, TOMEI.ID | Dugaan ancaman serius dari oknum aparat kepolisian mencuat di tengah penanganan kasus…

19 jam ago

Diadang Polisi! Kepala Distrik Kamuu Gagal Akses TKP, Ada Apa di Balik Kematian JE?

DOGIYAI, TOMEI.ID | Upaya Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe, untuk mendatangi lokasi ditemukannya jenazah mendiang…

1 hari ago

Dogiyai Berdarah Terkuak: Kronologi Lengkap, Nama Korban, dan Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

DOGIYAI, TOMEI.ID | Situasi di pusat Kota Dogiyai hingga Rabu (2/4/2026) masih berada dalam kondisi…

1 hari ago

Darah Sipil Tumpah di Dogiyai, IPMDO Nabire Desak Copot Kapolres dan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM

NABIRE, TOMEI.ID | Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Dogiyai (IPMDO) Kota Studi Nabire melontarkan kecaman keras…

1 hari ago