NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui BAPPERIDA setempat menggelar Pra Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Pra Rakortekrenbang) Tahun 2025 selama dua hari 14-15 Februari 2025 di Aula RRI Nabire.
Kepala BAPPERIDA Papua Tengah, Jull Edi Way mengatakan pra Rakortekrenbang digelar untuk menyepakati target dan sasaran masing-masing urusan pemerintah daerah.
Karena pra Rakortekrenbang merupakan tahapan penting dalam proses menyinkronkan usulan program dan kegiatan daerah yang selaras dengan program dan kegiatan Pemerintah Pusat.
“Melalui rapat koordinasi ini, kami berharap seluruh perangkat daerah dapat memberikan kontribusi berupa ide, masukan, dan solusi terhadap tantangan pembangunan yang dihadapi Provinsi Papua Tengah,”ujar Edi Way.
Dikatakan, kegiatan yang dilaksanakan bagian dari amanat Undang-Undang Nonor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nonor 86 Tahun 2017.
Sehingga partisipasi aktif dari berbagai pihak akan memastikan bahwa dokumen perencanaan yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan mendukung visi besar pembangunan daerah.
“Semuga pra rakor yang kita lakukan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah kita,”pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan pra Rakortekrenbang ini adalah Kepala Dinas BAPPERIDA Papua Tengah, Dians Perhubungan Papua Tengah, setiap OPD dari instansi terkait. [*].
NABIRE, TOMEI.ID | Kebakaran hebat melalap sebuah rumah warga di Jalan Batalyon, Kabupaten Nabire, Papua…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Sumuraman,…
NABIRE, TOMEI.ID | Dengan semangat kemanusiaan yang kuat dan penuh empati, momentum bulan suci Ramadan…
WAMENA, TOMEI.ID | Inisiatif akar rumput kembali bergerak. Komunitas Lapak Baca Jalanan Kota Agamua bersama…
JAYAPURA, TOMEI.ID | Satuan Reserse Kriminal Polres Jayapura berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi perempuan yang…
YAHUKIMO, TOMEI.ID | Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) mengklaim telah membebaskan tiga warga sipil…