Berita

Sertijab Dipimpin Bupati, Dokter Tebai Langsung Jalankan Lima Agenda Strategis Kesehatan

MAMBERAMO RAYA, TOMEI.ID | Bupati Mamberamo Raya Robby Wilson Rumansara memimpin serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamberamo Raya, Jumat (13/2/2026) di Burmeso.

Momentum tersebut menandai percepatan reformasi sektor kesehatan di wilayah dengan tantangan geografis ekstrem dan kesenjangan layanan yang masih signifikan, serta menuntut inovasi, kolaborasi, dan kepemimpinan adaptif berkelanjutan.

Dalam prosesi tersebut, Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes resmi menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, menggantikan Erni Purba, S.K.M., M.Kes, yang kini bertugas sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kesehatan.

Sertijab dirangkaikan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 kepada jajaran Dinas Kesehatan dan RSUD Kawera sebagai langkah strategis untuk memastikan program prioritas segera dijalankan.

Dalam arahannya, Bupati Robby Wilson Rumansara menegaskan lima prioritas pembangunan kesehatan tahun 2026 sebagai fondasi transformasi layanan kesehatan daerah.

Prioritas tersebut meliputi digitalisasi layanan kesehatan melalui aplikasi ROKET (Rekap Online Kesehatan Terpadu) guna mengintegrasikan data dari Posyandu hingga RSUD secara real-time; penguatan RSUD Kawera sebagai pusat rujukan utama; optimalisasi tenaga dokter spesialis serta penambahan spesialis anak; peningkatan status RSUD menjadi Tipe C; serta program beasiswa bagi putra-putri daerah untuk pendidikan dokter dan spesialis.

Kelima prioritas tersebut mencerminkan strategi pembangunan kesehatan yang menggabungkan digitalisasi sistem, penguatan institusi layanan, dan pembangunan kapasitas sumber daya manusia.

Usai sertijab, Dr. Yohanes Tebai langsung melaksanakan serangkaian agenda strategis, meliputi serah terima jabatan internal, ibadah syukur dan pemberkatan kantor, pembagian DPA kepada pejabat struktural dan Direktur RSUD, kunjungan ke Puskesmas Burmeso, serta monitoring layanan di RSUD Kawera.

Langkah cepat tersebut menunjukkan pendekatan kepemimpinan berbasis aksi yang menekankan konsolidasi internal dan pemetaan kondisi lapangan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh wilayah, dari hulu sungai, daerah perairan hingga pesisir. Fokus kami memastikan masyarakat memperoleh layanan yang merata dan berkualitas,” tegas Tebai.

Kabupaten Mamberamo Raya memiliki bentang wilayah luas dengan karakter sungai, danau, serta pesisir terpencil yang menimbulkan tantangan distribusi tenaga medis, logistik obat, dan sistem rujukan layanan kesehatan.

Serah terima jabatan yang dipimpin langsung Bupati Mamberamo Raya tersebut tidak sekadar agenda administratif, tetapi menjadi simbol komitmen pemerintah daerah mempercepat transformasi layanan kesehatan melalui kebijakan terukur dan langkah nyata.

Kepemimpinan Doktor Yohanes Tebai diharapkan mendorong perubahan dari pola layanan reaktif menuju sistem kesehatan proaktif berbasis data dan pemerataan akses, sehingga hak dasar kesehatan masyarakat di wilayah terpencil dapat terpenuhi.

Dengan dukungan kebijakan yang jelas dan percepatan eksekusi program, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Mamberamo Raya untuk menutup kesenjangan layanan kesehatan dan membangun sistem kesehatan yang berkelanjutan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Dishub Jayawijaya Bongkar Modus Tengki Modifikasi di APMS Wamena, Diduga Libatkan Oknum Anggota

WAMENA, TOMEI.ID | Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayawijaya membongkar praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM)…

6 jam ago

10 Warisan Budaya Dogiyai Disiapkan Jadi Cagar Budaya, Ini Daftar Lengkapnya

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) mempercepat langkah strategis…

23 jam ago

Wajib! Disbudpar Ajak ASN Dogiyai Gunakan Batik Khas sebagai Identitas Budaya Daerah

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) secara tegas…

23 jam ago

Aktivis HAM Selpius Bobii Bongkar “Benang Merah” Kasus Dogiyai, Soroti Dugaan Keterlibatan Aparat

NABIRE, TOMEI.ID | Aktivis HAM Papua, Selpius Bobii, mengungkap dugaan “benang merah” dalam kasus kematian…

23 jam ago

DPRK Dogiyai Sudah Bentuk Pansus, Tunggu Anggaran Eksekutif dan Siap Bawa Kasus Berdarah ke KemenHAM

NABIRE, TOMEI.ID | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Dogiyai menegaskan komitmennya mengawal penanganan kasus berdarah…

23 jam ago

Wujudkan Indonesia Emas 2045, Gubernur Papua Tengah Paparkan Strategi Integrasi Hulu-Hilir Penguasaan Emas di Jakarta

JAKARTA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan komitmen strategis dalam mendukung visi Indonesia…

24 jam ago