Berita

Sinergi Pusat-Daerah, BRMP Papua Tengah Kuatkan Koordinasi Program Strategis Pertanian

NABIRE, TOMEI.ID | Upaya memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, terus digenjot melalui kolaborasi intensif antara pemerintah pusat (pemput) dan pemerintah daerah (Pemda).

Badan Perakitan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi ini, dengan fokus pada program strategis yang bertujuan mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani lokal di Nabire.

Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Karlos Murib, S.IP., M.AP., menjelaskan bahwa kunjungan kerja BRMP Papua Tengah ke dinasnya baru-baru ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan pusat-daerah.

“Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan pertanian. Kami ingin memastikan program-program strategis seperti pengelolaan tanaman pangan, hortikultura, dan ketahanan pangan berjalan terintegrasi dan efektif mendukung petani lokal di Papua Tengah,” ungkap Karlos Murib.

Ia menambahkan, pembentukan dinas yang dipimpinnya ini adalah “langkah penting untuk memperkuat pengelolaan sektor pertanian secara terarah dan terkoordinasi.” Pendekatan holistik yang melibatkan semua pemangku kepentingan, mulai dari petani hingga teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan produksi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal.

Sementara itu, di lokasi yang sama, Kepala Loka Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Tengah, Merlin K. Rumbarar, S.P., M.Sc., menjelaskan evolusi kelembagaan Kementerian Pertanian yang kini terintegrasi dalam struktur BRMP.

“Transformasi dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), lalu Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP), dan kini BRMP, bertujuan jelas: mempercepat inovasi dan modernisasi pertanian, seperti adopsi teknologi digital dan praktik berkelanjutan, agar daerah seperti Papua Tengah bisa bersaing secara nasional,” paparnya.

Merlin juga menyoroti seminar proposal kegiatan teknis TA 2026 yang baru saja digelar oleh BRMP Papua, yang menekankan mitigasi risiko di tengah tantangan geopolitik dan kekeringan.

“Program ini menjadi bagian pemantapan perencanaan untuk mendukung swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Fokus pada Program Prioritas: CPCL dan CSR untuk Efisiensi

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula program prioritas Kementerian Pertanian, termasuk pengusulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Merlin menegaskan, CPCL menjadi fondasi awal untuk memastikan kesiapan petani dan ketersediaan lahan, sehingga “program pembangunan pertanian dapat berjalan lebih tepat sasaran, menghindari pemborosan sumber daya, dan langsung memberdayakan petani.”

Selain itu, target perluasan tanam sawah mencapai ribuan hektar pada 2026 menjadi agenda utama, sebagaimana direncanakan BRMP Papua Barat sebagai contoh regional.

“Inovasi seperti sistem benih unggul dan manajemen air cerdas akan diterapkan untuk mendukung target ini,” jelasnya.

Merlin juga menyoroti perubahan signifikan sejak 1 Januari 2026, di mana penyuluh pertanian kini beralih status menjadi pegawai Kementerian Pertanian di bawah koordinasi BRMP.

“Ini adalah tonggak besar untuk penyuluh kini menjadi perpanjangan tangan Kementerian di tingkat provinsi, termasuk diretas wilayah di BRMP,” jelasnya.

Ia optimistis, kolaborasi yang semakin kuat ini akan “mendorong peningkatan produksi dan ketahanan pangan di Papua Tengah, sesuai visi nasional.”

Mengakhiri diskusi, Karlos Murib mengajak seluruh pihak untuk membangun pertanian yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi ini, kami yakin produksi bisa naik signifikan, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga kedaulatan pangan,” katanya, seraya mendorong petani untuk mengikuti pelatihan dan mengajukan proposal CPCL. Senada, Merlin K. Rumbarar menggarisbawahi pentingnya inovasi modernisasi, mulai dari bibit berkualitas hingga monitoring digital, demi mencapai target nasional tahun depan. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Kompetensi PBJ dan PPK, Perkuat Tata Kelola Pengadaan yang Profesional dan Berintegritas

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa…

1 jam ago

Gubernur Papua Tengah Buka Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa, Tekankan Profesionalisme dan Integritas Aparatur

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda…

2 jam ago

Retreat Level Up Resmi Dibuka, Pemprov Papua Tengah Dorong Lahirnya Pemimpin Kristen Berkarakter dan Bersatu

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi membuka kegiatan Retreat Level Up bertajuk…

3 jam ago

Pemprov Papua Tengah Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin dan Kelompok Rentan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memperkuat komitmen memperluas akses bantuan hukum bagi…

6 jam ago

Gubernur Meki Nawipa: Hari Anak Nasional Harus Jadi Titik Balik Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak di Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42…

8 jam ago

Melian Obaipa: Dari Pelosok Siriwo Menembus Mimpi, Tukang Ojek yang Menjadi Juara Bahasa Inggris

Di saat sebagian besar pelajar menikmati masa liburan, Melian Obaipa justru menghabiskan waktunya di atas…

10 jam ago