Berita

Stikes Persada Nabire Apresiasi Dukungan Pemprov Papua Tengah terhadap Beasiswa Mahasiswa Kesehatan

NABIRE, TOMEI.ID | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Persada Nabire mengapresiasi dukungan nyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) kesehatan melalui program beasiswa pendidikan bagi mahasiswa guna memperkuat layanan kesehatan daerah berkelanjutan.

Dukungan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan berkualitas di Papua Tengah yang terus meningkat setiap tahun seiring tantangan layanan kesehatan daerah.

Ketua Stikes Persada Nabire, Alfred Denius Lambey, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley atas perhatian serius terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa kesehatan, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Apresiasi itu disampaikan Alfred saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (30/1/2025).

Menurutnya, bantuan biaya pendidikan yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah memberikan dampak langsung terhadap kelangsungan studi mahasiswa Stikes Persada Nabire.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memfasilitasi bantuan pendidikan bagi mahasiswa Stikes Persada Nabire,” ujar Alfred.

Alfred menjelaskan, penyaluran beasiswa dilakukan berdasarkan kriteria yang ketat dan terukur, di antaranya mahasiswa aktif minimal semester tiga serta diprioritaskan bagi mahasiswa tingkat akhir yang tengah menyelesaikan studi tepat waktu dan berkelanjutan.

“Kriteria ini dirancang agar bantuan tepat sasaran, akuntabel, dan tidak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Total bantuan biaya pendidikan yang disalurkan kepada Stikes Persada Nabire mencapai Rp721.450.000. Dana tersebut digunakan untuk membantu pembayaran SPP atau biaya semester, sekaligus mendukung penyelesaian studi mahasiswa tingkat akhir, termasuk pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan magang.

Alfred juga menekankan pentingnya tanggung jawab akademik bagi mahasiswa penerima bantuan. Ia mengingatkan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan secara optimal dengan menjaga dan meningkatkan prestasi belajar.

“Mahasiswa wajib mempertahankan IPK minimal 2,5 sesuai ketentuan. Jika bisa ditingkatkan hingga 3, tentu akan jauh lebih baik agar bantuan ini benar-benar berdampak pada kualitas intelektual dan profesionalisme mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan Stikes Persada Nabire, Syarifah Adriana, mengungkapkan bahwa sebanyak 104 mahasiswa tercatat sebagai penerima bantuan biaya pendidikan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya, seluruh penerima telah memenuhi persyaratan administrasi dan akademik, di antaranya IPK minimal 2,5, status mahasiswa aktif pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (Dikti), serta mahasiswa semester tiga ke atas.

“Bantuan juga diprioritaskan bagi putra asli daerah. Namun, terdapat beberapa mahasiswa non-putra daerah yang memenuhi syarat dan turut menerima bantuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mahasiswa diwajibkan melengkapi dokumen pendukung seperti KTP, Kartu Keluarga, KRS, KHS, serta surat keterangan tidak mampu. Setelah diverifikasi oleh tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, dana bantuan langsung ditransfer ke rekening institusi untuk melunasi biaya pendidikan mahasiswa penerima.

“Seluruh proses dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur,” pungkasnya.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

MoU Tiga Institusi di Intan Jaya, Penanganan Laporan Dipertegas Sesuai Koridor Hukum

NABIRE, TOMEI.ID | Penanganan setiap laporan maupun pengaduan terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah harus dilakukan melalui…

2 jam ago

7 Lumbung SDM Papua Tengah Disiapkan untuk 20 Tahun ke Depan

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyiapkan tujuh asrama pelajar sebagai bagian dari…

3 jam ago

Gubernur Bicara APBD, Dua Anggota DPR Papua Tengah Malah Live TikTok dan Main Judol

NABIRE, TOMEI.ID | Pemandangan berbeda terlihat dalam Rapat Paripurna Tahap I DPR Papua Tengah, Kamis…

10 jam ago

Gedung Belum Diperbarui, SD Inpres Balingga Desak Pemkab Lanny Jaya Buka Akses Jalan

LANNY JAYA, TOMEI.ID | Di tengah keterbatasan infrastruktur pendidikan yang masih membelenggu, SD Inpres Balingga…

14 jam ago

Dinkop UKM Dogiyai Perkuat Ekonomi Kampung, Minimarket dan Bantuan Kios OAP Digenjot

DOGIYAI, TOMEI.ID | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah…

14 jam ago

Besok, Meki Nawipa akan Kunjungi Puncak Bawa Misi Pembangunan

PUNCAK, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Anggota Komisi II DPR RI, Forkopimda…

1 hari ago