Berita

STOK Bina Guna Medan Gelar Seminar Nasional Olahraga dan Lomba Poster Nasional 2025

JAYAPURA, TOMEI.ID| Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan inovasi akademisi dengan menggelar Seminar Nasional Olahraga bertema “Penerapan Teknologi dalam Pendidikan Jasmani”.

Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada 23 Mei 2025, pukul 10.00 WIB.

Seminar nasional ini menghadirkan para narasumber terkemuka di bidang olahraga dan pendidikan, yakni: Dr. Ramadan, S.Pd., M.MPd., AIFO (STOK Bina Guna Medan), Prof. Dr. Syahruddin, M.Kes (Universitas Negeri Makassar), Prof. Soni Nopembri, Ph.D (Universitas Negeri Yogyakarta).

Acara akan dibuka secara resmi oleh Dr. dr. Hj. Liliana Puspa Sari, M.Kes, Ketua STOK Bina Guna Medan.

Selain seminar, STOK Bina Guna Medan juga menyelenggarakan Lomba Poster Nasional 2025, sebagai wadah bagi mahasiswa dan dosen dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk menyalurkan ide-ide kreatif di bidang pendidikan, olahraga, dan kesehatan.

Lomba ini mengusung tema besar tentang kontribusi akademisi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pemanfaatan teknologi dalam keolahragaan.

Peserta dapat memilih satu dari empat subtema lomba, yaitu: Kontribusi akademisi dalam meningkatkan usia harapan hidup, Kontribusi akademisi dalam mewujudkan lingkungan inklusi,

Kontribusi akademisi dalam pembentukan karakter melalui olahraga, Pemanfaatan artificial intelligence dalam ilmu keolahragaan.

Setiap tim, terdiri dari maksimal tiga orang (mahasiswa, dosen, atau kombinasi keduanya), dapat mengirimkan satu karya poster berukuran A2 (orientasi potret) dengan desain asli yang belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain.

Pendaftaran lomba dibuka hingga 20 Mei 2025 melalui tautan bit.ly/DaftarPosterSTOK2025 dengan biaya administrasi sebesar Rp20.000 per karya. Pengumpulan karya dilakukan melalui bit.ly/SubmitPosterSTOK2025.

Penilaian karya poster akan didasarkan pada tiga aspek utama: isi, desain grafis, dan tata bahasa, menggunakan skala Likert. Nilai akhir peserta berkisar antara 6 hingga 30, berdasarkan lima indikator penilaian di tiap aspek.

Pemenang akan memperoleh E-sertifikat dan uang pembinaan untuk lima kategori: Juara 1, Juara 2, Juara 3, Harapan 1, dan Harapan 2. Selain itu, peserta juga berkesempatan mempresentasikan karya mereka, memperkaya pengalaman dalam berkomunikasi ilmiah.

Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme lomba dan ketentuan teknis dapat diakses melalui tautan pendaftaran dan pengumpulan karya.

Untuk pertanyaan tambahan, peserta dapat menghubungi: Atika Swandana (0823-2338-9670), Gita Nur Gaya (0821-6303-8558).

Melalui kegiatan ini, STOK Bina Guna Medan berharap dapat melahirkan generasi akademisi yang kreatif, inovatif, dan berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih sehat, inklusif, dan berkarakter. (*)

Redaksi Tomei

Recent Posts

Menkeu Tegaskan Stabilitas Rupiah Terkendali di Tengah Tekanan Global

JAKARTA, TOMEI.ID | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan stabilitas nilai tukar rupiah masih berada…

6 jam ago

Ekonom INDEF Desak Evaluasi Perjanjian Dagang RI–AS di Tengah Ancaman Krisis Energi Global

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ekonom dari Center for Sharia Economic Development–Institute for Development of Economics and…

6 jam ago

Konflik AS–Iran Tekan Ekonomi Global, Harga BBM Indonesia Terancam Naik

JAYAPURA, TOMEI.ID | Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memanas sejak akhir…

6 jam ago

Persipani Paniai Mengamuk, Persidei Deiyai Terkapar Tiga Gol Tanpa Balas

MIMIKA, TOMEI.ID | Persipani Paniai menegaskan statusnya sebagai kandidat kuat juara Grup B Liga 4…

8 jam ago

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke Bomomani, Pastikan Pembangunan Asrama STP–STA Tidak Mandek

DOGIYAI, TOMEI.ID | Bupati Dogiyai Yudas Tebai, turun langsung ke Bomomani, Distrik Mapia, Selasa (10/3/2026),…

8 jam ago

Pemda Dogiyai Turunkan Tim Harmonisasi ke Kapiraya, Verifikasi Batas Adat Mee–Kamoro Dipacu

DOGIYAI, TOMEI.ID | Konflik horizontal antara masyarakat Mee dan Kamoro di wilayah Kapiraya hingga kini…

9 jam ago