Berita

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat kepolisian di Polres Dogiyai, Senin (12/10/2026), untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait sweeping atau pemeriksaan alat tajam yang dilakukan aparat keamanan di sejumlah titik di Mauwa pada Jumat lalu.

Dalam audiensi tersebut, Markus meminta agar sweeping harus dipusatkan di kawasan utama Moanemani dan tidak memasuki lorong-lorong kecil. Ia menilai, pelaksanaan pemeriksaan perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat agar upaya menjaga keamanan dan ketertiban tidak memicu persoalan baru.

Markus menegaskan, penanganan keamanan perlu dilakukan melalui koordinasi yang baik antara aparat dan pemerintah setempat. Menurutnya, langkah yang terarah penting untuk menjaga situasi tetap kondusif di Distrik Kamuu.

Selain persoalan sweeping, Markus menyoroti aktivitas penjualan togel di Moanemani. Ia meminta agar masyarakat yang menjalankan aktivitas tersebut kembali ke kampung masing-masing.

Ia juga mengusulkan agar mama-mama yang selama ini berjualan di Moanemani dapat berjualan di Pasar Ouyaibutu yang telah tersedia. Usulan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Markus menyatakan pemerintah distrik siap bekerja sama dengan aparat keamanan dalam penanganan aktivitas togel apabila diperlukan.

Menanggapi aspirasi itu, Wakapolres Dogiyai, AKP Andi Mapparewe, menyambut baik kedatangan Kepala Distrik Kamuu dan para kepala kampung untuk membicarakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Andi menjelaskan, sweeping dilaksanakan berdasarkan perintah Polda sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan, termasuk pembegalan dan penyerangan terhadap warga.

Menurutnya, pemeriksaan menyasar alat tajam atau benda yang berpotensi digunakan untuk menyerang orang lain, seperti parang dan panah.

“Tujuan sweeping pemeriksaan alat tajam atau alat yang dianggap alat perang seperti parang dan panah. Kami mengatasi hal-hal itu agar tidak digunakan sembarang, apalagi menyerang warga dan menjadi korban,” demikian penjelasan Wakapolres.

Terkait usulan pemindahan aktivitas perdagangan, Andi menjelaskan bahwa pengelolaan pasar bukan kewenangan kepolisian. Ia menyarankan agar persoalan tersebut disampaikan kepada dinas terkait atau Bupati Dogiyai.

Meski demikian, Andi menyatakan Polres Dogiyai akan mengawasi personel yang bertugas di lapangan untuk mencegah tindakan yang merugikan masyarakat.

“Kami tetap kawal agar penanganan kamtibmas bisa berjalan baik,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolres juga menyampaikan bahwa sweeping ke depan akan dipusatkan di kawasan Moanemani.

Audiensi ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah distrik, pemerintah kampung, dan kepolisian untuk membahas pelaksanaan sweeping serta menjaga keamanan dengan tetap memperhatikan kondisi masyarakat. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

14 jam ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

20 jam ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

21 jam ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

21 jam ago

40 Tenaga Kesehatan Ikuti Workshop ILP, Pelayanan Kesehatan Papua Tengah Jadi Sorotan

NABIRE, TOMEI.ID | Sebanyak 40 tenaga kesehatan mengikuti Workshop Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar…

1 hari ago

Meki Nawipa Tekankan Percepatan Program, Anggaran 2026 Harus Berdampak bagi Rakyat

NABIRE, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, meminta seluruh OPD setempat mempercepat pelaksanaan program dan…

1 hari ago