Berita

Tanpa Nabire, 7 Tim Siap ‘Baku Tikam’ di Piala Gubernur Papua Tengah 2025–2026

TIMIKA, TOMEI.ID | Genderang perang kasta keempat sepak bola Indonesia di wilayah Papua Tengah resmi ditabuh usai tujuh tim peserta dipastikan siap bertarung sengit.

Kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah musim 2025–2026 dipastikan segera bergulir setelah panitia pelaksana merampungkan Workshop dan Match Coordination Meeting (MCM) di Hotel Grand Tembaga, Mimika, Sabtu (7/3/2026).

baca juga: Yoti Gire Sebut Piala Gubernur Liga 4 Instrumen Penting Lahirkan Bintang Baru

Agenda krusial tersebut tidak hanya membahas regulasi dan teknis pertandingan, tetapi juga menjadi momen penentuan nasib tujuh tim melalui proses drawing (undian) grup yang dipimpin langsung oleh Plt. Sekjen PSSI Papua Tengah, Muhammad Haikal.

Berdasarkan hasil undian, tujuh tim perwakilan kabupaten dibagi ke dalam dua grup. Grup A diprediksi akan berlangsung sangat kompetitif karena dihuni oleh empat tim, sementara Grup B diisi oleh tiga tim.

baca juga: KNPI Papua Tengah Dukung Piala Gubernur Liga 4 sebagai Ajang Lahirkan Talenta Muda

Grup A: Persido Dogiyai, Persipuja Puncak Jaya, Persintan Intan Jaya, dan Persemi Mimika. Sementara, Grup B: Persipuncak Cartenzs, Persidei Deiyai, dan Persipani Paniai.

Satu catatan penting dalam edisi kali ini adalah absennya Kabupaten Nabire. Sang raksasa tetangga tidak ambil bagian dalam perebutan Piala Gubernur lantaran saat ini tengah fokus berjuang di kompetisi Liga 3 PSSI.

Turnamen dijadwalkan kick-off pada Senin, 9 Maret 2026. Panitia menerapkan jadwal padat yang akan menguji fisik dan kedalaman skuad para peserta. Setiap hari, penonton akan disuguhi dua pertandingan, yakni laga pagi pukul 07.00 WIT dan laga sore pukul 15.00 WIT.

Muhammad Haikal dalam pemaparan teknisnya merinci skema pertandingan dari Matchday 1 hingga 5. Pada laga pembuka (Matchday 1), tensi tinggi dipastikan langsung tersaji saat penghuni Grup B (B2 vs B1) memulai laga, disusul bentrokan di Grup A antara A2 melawan A1.

Kompetisi ini menjadi panggung krusial bagi talenta lokal untuk unjuk gigi sekaligus memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya. Dengan regulasi ketat yang telah disepakati dalam MCM, Liga 4 diharapkan menjadi motor penggerak bangkitnya prestasi sepak bola di Provinsi Papua Tengah.

Ketujuh tim kini hanya memiliki waktu kurang dari 48 jam untuk melakukan persiapan akhir sebelum peluit pertama dibunyikan di lapangan hijau. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Antonius Wetipo Buka Pintu Golkar Jayawijaya bagi Masyarakat, Konsolidasi Diperkuat hingga Kampung

WAMENA, TOMEI.ID | Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayawijaya,…

21 jam ago

Pemprov Papua Tengah Tegaskan Pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja Harus Hormati Hak Masyarakat Adat

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan bahwa pengelolaan Taman Nasional Mamberamo Foja…

21 jam ago

Kecelakaan Mobil Satgas TNI di Yalimo, Empat Prajurit Meninggal

YALIMO, TOMEI.ID | Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil Satgas Yonif 645 terjadi di Jalan Trans Jayapura–Wamena,…

2 hari ago

Yampit Nawipa Ingatkan ASN Jangan Ejek Kesalahan Rekan, Disiplin Harus Ditegakkan

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yampit Nawipa, mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar tidak menjadikan kesalahan…

2 hari ago

Melkianus Tebai Bawa Perspektif Dunia Usaha dalam Pelatihan BUMDes bagi 79 Kampung di Dogiyai

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai, Melkianus Tebai, membawa perspektif dunia…

2 hari ago

Perkuat Fondasi SDM, Bupati Paniai Yanpit Nawipa Dorong Pendidikan TK dan PAUD hingga Kampung

PANIAI, TOMEI.ID | Bupati Paniai, Yanpit Nawipa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan anak usia dini…

2 hari ago