INTAN JAYA, TOMEI.ID | Penerima bantuan sepeda motor dari Gubernur Papua Tengah, Meki Frit Nawipa, Wim Joani, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah terhadap para pengemudi ojek di Kabupaten Intan Jaya.
BACA JUGA: Meki Nawipa Targetkan Intan Jaya Terang 24 Jam Mulai Desember 2026
Bantuan tersebut dinilai dapat memperluas kesempatan kerja bagi anak-anak asli Intan Jaya, membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Wim Joani yang juga merupakan salah satu penasihat pengemudi ojek di Intan Jaya mengatakan, sebanyak 34 unit sepeda motor diserahkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah kepada masyarakat melalui Gubernur Meki Nawipa, Selasa (15/9/2026).
BACA JUGA: Meki Nawipa Targetkan Intan Jaya Terang 24 Jam Mulai Desember 2026
“Terima kasih kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Tadi kita terima 34 unit motor,” kata Wim.
Menurut Wim, bantuan kendaraan tersebut melanjutkan dukungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya sebelumnya.
Ia menyebut Bupati Intan Jaya Aner Maisini telah membantu 35 unit sepeda motor yang kini telah beroperasi untuk mendukung aktivitas transportasi masyarakat.
“Pertama Pak Bupati Aner Maisini bantu 35 unit motor. Terus 35 motor sudah beroperasi di Intan Jaya. Memang situasinya sudah pulih,” ujarnya.
Wim menilai penambahan kendaraan ojek menjadi peluang bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) asal Intan Jaya yang selama ini belum memiliki pekerjaan tetap. Mereka dapat terlibat dalam usaha jasa transportasi sekaligus memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Terus yang kedua, sudah dibantu oleh Pak Gubernur Meki Nawipa. Kami bersyukur karena sudah penambahan motor. Anak-anak OAP yang asli Intan Jaya ini banyak yang nganggur, maka dengan itu anak-anak bisa terlibat dengan anak-anak yang di luar, sehingga meringankan usaha-usaha mereka,” katanya.
Ia mengatakan, keberadaan para pengemudi ojek juga memiliki peran penting dalam memudahkan mobilitas masyarakat, termasuk ketika warga hendak menuju pasar maupun kebun. Aktivitas tersebut sekaligus menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas di tengah masyarakat Intan Jaya.
“Jadi kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, dalam hal ini Bapak Gubernur Meki Nawipa, Gubernur Papua Tengah. Saya perwakilan dari teman-teman pengojek mengucapkan terima kasih banyak. Tuhan memberkati,” ujar Wim.
Bantuan tersebut sebelumnya juga disertai pesan Gubernur Meki Nawipa agar sepeda motor tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi, tetapi turut membantu kebutuhan masyarakat dan menjadi sarana penggerak ekonomi lokal.
Meki meminta para penerima memanfaatkan kendaraan secara bertanggung jawab, terutama untuk melayani masyarakat yang membutuhkan transportasi menuju pasar, kebun maupun lokasi aktivitas ekonomi lainnya.
Bagi para pengemudi ojek, dukungan kendaraan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha transportasi lokal sekaligus membuka ruang kerja bagi pemuda Intan Jaya.
Dengan demikian, bantuan tidak berhenti sebagai fasilitas kendaraan, tetapi dapat berkembang menjadi sumber pendapatan dan pelayanan bagi masyarakat. [*].
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menargetkan Kabupaten Intan Jaya mulai menikmati…
INTAN JAYA, TOMEI.ID | Gubernur Papua Tengah Meki Frit Nawipa, bersama rombongan Forum Koordinasi Pimpinan…
MANOKWARI, TOMEI.ID | Harga sirih di Pasar Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, melonjak hingga Rp700.000…
NABIRE, TOMEI.ID | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, menegaskan pihaknya…
NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengakui aksi demonstrasi pelajar dan mahasiswa…
NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP)…