Berita

Tiga Korban Ditemukan di Tambang GBC Freeport, Pencarian Belum Usai

MIMIKA, TOMEI.ID | Tim Tanggap Darurat PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil menemukan tiga jenazah pekerja yang menjadi korban insiden luncuran material basah di area Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC). Penemuan ini merupakan hasil dari pencarian intensif selama hampir tiga minggu sejak insiden terjadi pada Minggu, 14 September 2025.

Menurut keterangan resmi PTFI, penemuan pertama terjadi sekitar pukul 12.00 WIT, disusul penemuan dua jenazah lainnya pada pukul 16.53 WIT. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati mengingat kondisi medan yang ekstrem dan risiko keselamatan yang tinggi.

Korban pertama yang berhasil diidentifikasi adalah Victor Bastida Ballesteros, warga negara Chili yang bekerja untuk PT Redpath Indonesia, mitra kerja Freeport. Dua korban lainnya masih dalam proses identifikasi oleh tim medis dan kepolisian.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menyampaikan rasa duka mendalam atas insiden ini.

“Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Tony dalam keterangan resminya kepada tomei.id, Minggu (5/10/2025).

Wenas menegaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan akan terus berlanjut hingga seluruh pekerja yang belum ditemukan dapat dievakuasi.

“Kami akan terus berupaya hingga seluruh rekan kami dapat ditemukan. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas utama kami,” tambahnya.

PTFI juga memastikan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban, termasuk dukungan psikologis dan fasilitas logistik selama proses identifikasi dan pemulangan jenazah.

Insiden luncuran material basah di area Grasberg Block Cave terjadi pada 14 September 2025, menyebabkan sejumlah pekerja terjebak. Tim gabungan dari PTFI, mitra kerja, dan aparat keamanan terus berupaya menembus area terdampak untuk menyelesaikan misi kemanusiaan ini. [*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Gubernur Meki Nawipa Dorong Pangan Lokal Jadi Penggerak Ekonomi Petani Papua Tengah

NABIRE, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mendorong pengembangan pangan lokal, penguatan kelembagaan petani,…

3 jam ago

TPHKP Papua Tengah Perkuat Penyuluh Pertanian, Dorong Kemandirian Petani

NABIRE, TOMEI.ID | Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah memperkuat kapasitas…

5 jam ago

Korneles Kotouki Serukan Stop Bakar Hutan di Dogiyai: Jaga Alam, Selamatkan Masa Depan

DOGIYAI, TOMEI.ID | Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Dogiyai sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan…

8 jam ago

Deinas Geley Tinjau Asrama dan RS Imanuel, Targetkan Perbaikan Layanan Pendidikan dan Kesehatan di Puncak Jaya

PUNCAK JAYA, TOMEI.ID | Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, meninjau pembangunan gedung asrama, mengunjungi…

1 hari ago

Ukkas Buka Sosialisasi Rencana Pangan Papua Tengah, Implementasi Program Jadi Tantangan

TIMIKA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada peningkatan…

2 hari ago

Sweeping Alat Tajam di Dogiyai Jadi Sorotan, Kepala Distrik Kamuu dan 8 Kampung Temui Polisi

DOGIYAI, TOMEI.ID | Kepala Distrik Kamuu, Markus Auwe bersama perwakilan 8 kepala kampung menemui aparat…

2 hari ago