Berita

“Tong Izin Balik Pulang”: Salam Perpisahan Bima Ragil Tinggalkan Haru untuk Persipura dan Papua

JAYAPURA, TOMEI.ID | Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, menyampaikan pesan emosional yang diduga menjadi salam perpisahan bagi masyarakat Papua dan para pendukung Mutiara Hitam usai berakhirnya musim kompetisi 2025/2026.

Pesan tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram Story pribadi Bima Ragil pada Senin (11/5/2026), di tengah suasana kekecewaan publik setelah Persipura gagal mengamankan tiket promosi kembali ke Liga 1.

Dalam unggahan itu, pemain bernomor punggung 44 tersebut membagikan sejumlah potret kenangan selama berada di Papua, mulai dari bentang alam Papua, Jembatan Youtefa, hingga momen skuad Persipura berdiri melingkar di lapangan.

“Terima kasih Papua, Persipura beserta alamnya. Akan menjadi cerita indah bagi kehidupan saya nantinya,” tulis Bima dalam unggahannya.

Kalimat singkat tersebut langsung memantik respons emosional dari para pendukung Persipura.

Di tengah situasi sulit yang sedang dialami klub kebanggaan masyarakat Papua itu, pesan Bima dianggap bukan sekadar ucapan biasa, melainkan ungkapan perpisahan penuh rasa hormat dan kedekatan dengan tanah Papua.

Bagi sebagian pemain sepak bola profesional, sebuah daerah mungkin hanya menjadi tempat singgah dalam perjalanan karier. Namun bagi Bima Ragil, Papua tampaknya meninggalkan pengalaman yang jauh lebih mendalam, bukan hanya sebagai tempat bermain sepak bola, tetapi juga ruang kehidupan yang memberi makna personal.

Mantan kapten Deltras Sidoarjo itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua dan seluruh suporter Persipura apabila selama membela tim terdapat sikap maupun perilaku yang kurang berkenan.

“Mohon maaf kalau ada sikap dan perilaku saya yang kurang berkenan. Tong izin balik pulang. Terima kasih,” lanjutnya.

Ungkapan “Tong izin balik pulang” menjadi bagian paling menyentuh dalam pesan tersebut. Dalam kultur masyarakat Papua, kalimat itu bukan sekadar ucapan pamit, melainkan bentuk penghormatan dan rasa kekeluargaan dari seseorang yang merasa pernah diterima sebagai bagian dari rumah besar Persipura dan masyarakat Papua.

Sepanjang musim ini, Bima Ragil dikenal sebagai salah satu pemain pekerja keras di lini tengah Persipura. Di tengah tekanan besar dan tingginya ekspektasi publik terhadap kebangkitan Mutiara Hitam, ia tetap tampil disiplin, tenang, dan konsisten menjaga ritme permainan tim.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai masa depan Bima Ragil untuk musim mendatang. Namun unggahan singkat tersebut telah meninggalkan rasa kehilangan bagi banyak suporter Persipura yang selama ini melihatnya sebagai sosok pekerja senyap dan petarung di lapangan tengah.[*].

Redaksi Tomei

Recent Posts

Kapolres Nabire Akui Aksi Tolak MBG Berjalan Aman, 467 Personel Gabungan Dikerahkan

NABIRE, TOMEI.ID | Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu mengakui aksi demonstrasi pelajar dan mahasiswa…

7 jam ago

Pelajar Nabire Sebut MBG sebagai Program Mati Gratis, Desak Pendidikan Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP)…

7 jam ago

BREAKING NEWS: Pelajar Nabire Gelar Aksi Tolak MBG, Desak Pendidikan Gratis

NABIRE, TOMEI.ID | Pelajar SMP dan SMA yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP)…

12 jam ago

Kapolda Papua Tengah Jenguk Korban Penyanderaan Jila yang Berhasil Dievakuasi

TIMIKA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, turun langsung menjenguk Nemerina Wamang,…

21 jam ago

Syukuran HUT ke-67 Pelopor, Kapolda Papua Tengah Tekankan Pengabdian dan Kesiapsiagaan

TIMIKA, TOMEI.ID | Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan peringatan Hari Ulang Tahun…

21 jam ago

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan untuk HUT ke-53 Perempuan GIDI dan Retreat Wilayah Bogo

WAMENA, TOMEI.ID | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan berupa setengah ton beras, gula,…

22 jam ago